posted by indah.com on 4 Mac 2012

Seorang lelaki Australia yang mempunyai jenis darah yang sangat langkah telah menyumbangkan darahnya selama 56 tahun dan telah menyelamatkan nyawa lebih dari dua juta bayi.
James Harrison, 74 tahun, memiliki antibodi dalam plasma darah yang dapat menghentikan kematian bayi akibat penyakit Rhesus (suatu bentuk anemia yang parah). Dia telah memungkinkan banyak ibu-ibu untuk melahirkan bayi yang sihat, termasuk puterinya sendiri, Tracey, yang memiliki anak sihat berkat darah ayahnya.
Harrison telah memberikan darah setiap beberapa minggu sejak ia berusia 18 tahun dan kini telah mencapai hingga 984 total sumbangan. Ketika ia mulai menyumbangkan darahnya, hidupnya dianggap begitu istimewa hingga telah diasuranskan untuk satu juta dolar Australia.
Dia berkata: "Aku tidak pernah berfikir tentang berhenti. Tidak akan pernah." Dia membuat janji untuk menjadi seorang penderma darah pada saat berusia 14 tahun setelah menjalani operasi pembedahan besar di mana ia memerlukan 13 liter darah.
"Aku berada di rumah sakit selama tiga bulan," katanya. "Darah yang saya terima dari orang lain telah menyelamatkan hidup saya, jadi saya membuat janji untuk memberikan darah kepada orang lain ketika aku berusia 18 tahun."
Tepat setelah dia mulai menyumbangkan darah, ternyata ditemukan bahawa darahnya sangat luar biasa dan terdapat antibodi dalam darahnya. Pada waktu itu, ribuan bayi di Australia sedang tenat setiap tahunnya dari penyakit Rhesus. Bayi yang baru lahir lainnya menderita kerusakan otak kekal kerana kondisi penyakit tersebut.
Penyakit tersebut menciptakan ketidak cocokan antara darah ibu dan darah bayi yang belum lahir. Kondisi ini akibat dari yang satu memiliki darah Rh-positif dan Rh-negatif lainnya.
Setelah jenis darah Harrison ditemukan, ia menawarkan diri untuk menjalani serangkaian ujian untuk membantu mengembangkan vaksin anti-D. "Mereka mengasuranskan saya untuk satu juta dolar jadi aku tahu isteri saya Barbara akan diurus dan saya tidak khawatir" katanya.
sumber:wisbenbae
No comments:
Post a Comment