Friday, March 2, 2012

Pemimpin besar dimaki, dihina, dimaki semasa kempennya

 posted by indah.com on 2 Mac 2012

 
Warga yang menghina Sarkozy (Foto: Reuters)
Mereka menghina Sarkozy (Foto: Reuters)
PARIS - Tujuan  Presiden Peranchis Nicolas Sarkozy untuk berinteraksi secara langsung dengan rakyatnya  ketika berkempen, dibalas dengan kekacauan. Beliau  bahkan mendapat penghinaan dan caci maki dari rakyatnya sendiri.

Ketika kempennya   di wilayah Basque, Peranchis, Sarkozy tiba-tiba saja dikepung oleh ratusan penunjuk perasaan yang menentangnya. Akibatnya, Sarkozy terpaksa dilarikan ke sebuah bar berhampiran yang dikawal ketat oleh polis  anti-rusuhan.

Polis  membuat benteng betis di sekitar Bar du Palais setelah Sarkozy berlindung selama lebih dari satu jam untuk menghindari para penunjuk perasaan. Mereka terus menerus berteriak kearah Sarkozy selama kunjungannya di Bayonne.

Beberapa orang kelihatan melempar telur ke arah jendela dari bar tersebut. Sedangkan kelompok separatis Basque pun tidak mau kalah, mereka melempar kertas ke arah Preside itu dan beberapa lainnya membawa poster wajah saingan Sarkozy Francois Hollande. Hollande adalah calon  presiden dari Parti Sosialis.

Sarkozy   menilai aksi kekerasan ini merupakan tindakan yang tidak boleh diterima. Dia menuduh pihak Parti Sosialis berada di sebalik kejadian tersebut.

"Kami lihat kelompok militan sosialis turut serta dalam aksi kekerasan ini. Untuk menghentikan apa?kegiatan pertemuan yang saya lakukan? apa yang mereka inginkan? apakah Hollande melakukan kempennya sendiri?" ucap Sarkozy seperti laporan Al Jazeera, pada 2 Mac 2012.

"Saya lihat dia (Hollande) tidak boleh menahan kontradiksi yang ada. Dan kini militannya tidak boleh melihat saya melakukan kempen," tambah Sarkozy.

Sarkozy menyatakan sebagai Presiden Peranchis dia bebas untuk  pergi  kemana saja. Kalau ada suara minoriti yang tidak boleh menerimanya, Sarkozy meminta mereka keluar dari Peranchis.

"Selama lima tahun saya tidak   kalah melawan tekanan dari jalanan dan tentunya saya tidak akan kalah dari separatis Basque," tegasnya.

Sarkozy  akhirnya berjaya keluar dari bar tersebut dengan dikawal rapi oleh polis dan menutupi wajahnya dengan payung. Pihak pengurus kempen Sarkozy pun mendesak agar pihak sosialis menghormati aturan debat secara demokrasi.
 

No comments:

Post a Comment