Monday, February 6, 2017

22 Tahun Tersembunyi, Restoran Ditemui di Bawah Pusat Membeli Belah

5/2/17
Restoran The Green Man. (Foto: Lough Borough Echo)
Restoran The Green Man. (Foto: Lough Borough Echo)

LOUGHBOROUGH - Sunyi dan berdebu, itulah kalimat yang tepat untuk menggambarkan kondisi serta situasi di sebuah restoran yang tersembunyi selama 22 tahun. Nama restoran tersebut The Green Man dan ditemui di bawah lantai sebuah pusat perbelanjaan Carillon Court di Loughborough, GB.

The Green Man menyambut pelanggan untuk yang terakhir kalinya pada 1993. Restoran itu ditemui oleh pemaju bangunan beberapa tahun lalu, namun tak langsung diperiksa kondisinya kerana tak terdapat akses masuk yang memadai.

Manajer Carillon Court Baljit Kooner menyatakan diperlukan banyak biaya untuk membuat jalan masuk ke restoran tersebut, dan akhirnya memutuskan membiarkan The Green Man begitu saja. Barulah saat ini akses masuk ke restoran dapat dibuat.

"Pemaju menemui  restoran itu beberapa tahun yang lalu, tetapi mereka menunda membuat jalur masuk ke sana kerana faktor biaya," ujar Kooner sebagaimana dikutip dari Mirror,  5/2/2017 .

Jalan Masuk ke Restoran The Green Man. (Foto: Mirror)
The Green Man ditemukan dengan kondisi yang masih baik. Meja bar dan kerusi masih tampak utuh, termasuk desain bangunan yang klasik. Terdapat mural raksasa yang menggambarkan kisah seorang kesatria beserta perajuritnya dan istana di zaman dahulu.

The Green Man menjadi restoran yang memiliki nilai sejarah dan seni kerana mural yang dilukis di dinding restoran merupakan karya seniman terkemuka di Inggeris bernama David Parry. Karya indah tersebut masih dalam kondisi baik, utuh, dan tak tersentuh.

Karya Seni Mural di Dinding Restoran. The Green Man. (Foto: Mirror)
Tak hanya seni, sejumlah botol bir, gelas, serta satu kantong kacang juga ditemukan di The Green Man dan telah berada di sana sejak 1993. Pada masanya The Green Man merupakan tempat yang terkenal dan banyak dikunjungi orang.

Seorang Lelaki Berfoto di Meja Bartender Restoran The Green Man. (Foto: Mirror)
"Kala itu sepertinya populariti restoran menurun dan tanahnya akhirnya dibeli oleh pemaju untuk membangun supermarket. Akan tetapi saya tak menyangka yang supermarket justru dibangun persis di atas bangunan restoran dan bukannya membongkarnya. Hal yang mengejutkan adalah seluruh ruangan restoran terlihat seperti sebuah kastil dengan gambar dan lukisan seni yang begitu indah. Setelah puluhan tahun tak dimasuki manusia, kondisi restoran juga tampak bersih kerana tidak ditemui sarang labah-labah seperti yang kalian bayangkan," tambah Kooner. (rav)

No comments:

Post a Comment