Sunday, November 13, 2011

Misteri Piramid di Segitiga Bermuda

    






Belum lama ini, beberapa ilmuwan Amerika, Peranchis dan negara lainnya 
pada ketika melakukan survey di area dasar laut Segitiga Bermuda, Samudera
 Atlantik, menemukan sebuah piramid berdiri tegak di dasar laut yang tak pernah 
diketahui orang, berada dibawah ombak yang menggelora! Panjang sisi dasar
 piramid  ini mencapai 300 meter, tingginya 200 meter, dan jarak ujung piramida
 ini dari permukaan laut sekitar 100 meter. Jika bicara tentang ukuran, piramid ini 
lebih besar skalanya dibandingkan dengan piramid  Mesir kuno yang ada di darat. 
Di atas piramid  terdapat dua buah lubang yang sangat besar, air laut dengan 
kecepatan tinggi melalui kedua lubang ini, dan oleh kerana itu menggulung ombak 
yang mengamuk dengan membentuk pusaran raksasa yang membuat perairan 
disekitar ini menimbulkan ombak yang dahsyat menggelora dan halimunan pada
 permukaan laut. Penemuan terbaru ini membuat para ilmuwan takjub. Bagaimanakah
 orang dulu membangun piramid  dan hidup didasar laut dengan lautnya yang 
gemuruh menggelora? Ada beberapa ilmuwan Barat yang berpendapat bahawa 
Piramid  di dasar laut ini mungkin awalnya dibuat diatas daratan, lalu terjadi gempa 
bumi yang dahsyat, dan tenggelam ke dasar laut seiring dengan perubahan di darat.
 Ilmuwan lainnya berpendapat bahawa beberapa ratus tahun yang silam perairan 
di area Segitiga Bermuda mungkin pernah sebagai salah satu landasan aktiviti
 bangsa Atlantis, dan Piramid  di dasar laut tersebut mungkin sebuah gudang 
pemasokan mereka. Ada juga yang curiga bahawa Piramida mungkin sebuah 
tanah suci yang khusus dilindungi oleh bangsa Atlantis pada tempat yang 
mempunyai sejenis kekuatan dan sifat khas energi kosmosnya, dia (Piramid ) 
boleh menarik dan mengumpulkan sinar kosmos, medan energi atau energi
 gelombang lain yang belum diketahui.dan struktur pada bahagian dalamnya 
mungkin adalah resonansi gelombang mikro, yang memiliki efek terhadap 

suatu benda dan menghimpun sumber energi lainnya.



Benarkah demikian? Master Li Hongzhi dalam buku Zhuan Falun mempunyai 
penjelasan tentang penemuan peradaban prasejarah sebagai berikut; "Di atas 
bumi ada benua Asia, Eropa, Amerika Selatan, Amerika Utara, Oceania, Afrika dan
 benua Antartika, yang oleh ilmuwan geologi secara umum disebut 'lempeng
 kontinental'. Sejak terbentuknya lempeng kontinental sampai sekarang, sudah 
ada sejarah puluhan juta tahun. Dapat dikatakan pula bahawa banyak daratan 
berasal dari dasar laut yang naik ke atas, ada juga banyak daratan yang tenggelam 
ke dasar laut, sejak keadaan ini stabil sampai keadaan sekarang , sudah
 bersejarah puluhan juta tahun. Namun dibanyak dasar laut, telah ditemukan 
sejumlah bangunan yang tinggi besar dengan pahatan yang sangat indah, 
dan bukan berasal dari warisan budaya umat manusia modern, jadi pasti 
bangunan yang telah dibuat sebelum ia tenggelam ke dasar laut." Dipandang 
dari sudut ini, misteri asal mula Piramida dasar laut ini sudah dapat 
dipecahkan. (erabaru.or.id)

No comments:

Post a Comment

Post a Comment