
The British Medical Journal Case Reports
Pulpen di dalam perut seorang wanita Inggris berusia 75 tahun.
TRIBUNNEWS.COM - Seorang wanita Inggeris berusia 76 tahun baru-baru saja dioperasi untuk mengeluarkan pen yang tersimpan selama 25 tahun di dalam perutnya. Yang lebih mengejutkan, pen itu masih boleh berfungsi.
Dilansir Yahoo News, Rabu (21/12/2011), The British Medical Journal Case Reports menurunkan laporan tentang masalah kesihatan perempuan yang identitinya dirahsiakan itu yang kesnya dikirimkan ke ahli GI setelah mengalami sejumlah gejala termasuk kehilangan berat badan.
Ketika doktor memeriksa perut wanita tersebut dan menemukan sesuatu di dalam perutnya. Setelah penemuan itu si perempuan baru ingat jika ia pernah menelan ballpen warna hitam sekitar seperempat abad silam.
Ketika pen itu dicuba ternyata masih mengandung tinta dan masih boleh digunakan untuk menulis. "Ketika ia memeriksa ada apa dengan tonsilnya, pen yang dipakai untuk memeriksa masuk dan tertelan dengan secara tak sengaja. Doktor dan suaminya tidak percaya dengan cerita itu dan menganggap sakit perut yang dialaminya hanya normal saja. Dari hasil foto rontgen, tampak penitu berada di bahagian bawah perut tanpa ada luka apapun," demikian ujar Dr. Oliver Richard Waters.
Dilansir Yahoo News, Rabu (21/12/2011), The British Medical Journal Case Reports menurunkan laporan tentang masalah kesihatan perempuan yang identitinya dirahsiakan itu yang kesnya dikirimkan ke ahli GI setelah mengalami sejumlah gejala termasuk kehilangan berat badan.
Ketika doktor memeriksa perut wanita tersebut dan menemukan sesuatu di dalam perutnya. Setelah penemuan itu si perempuan baru ingat jika ia pernah menelan ballpen warna hitam sekitar seperempat abad silam.
Ketika pen itu dicuba ternyata masih mengandung tinta dan masih boleh digunakan untuk menulis. "Ketika ia memeriksa ada apa dengan tonsilnya, pen yang dipakai untuk memeriksa masuk dan tertelan dengan secara tak sengaja. Doktor dan suaminya tidak percaya dengan cerita itu dan menganggap sakit perut yang dialaminya hanya normal saja. Dari hasil foto rontgen, tampak penitu berada di bahagian bawah perut tanpa ada luka apapun," demikian ujar Dr. Oliver Richard Waters.
No comments:
Post a Comment