Monday, December 12, 2011

Beginilah para wanita China menjelang hukuman mati




Bagaimana kegiatan pada jam-jam terakhir menjelang eksekusi mati para wanita China di penjara China? Seorang potogrofer berhasil
mengabadikan para wanita itu. Lalu foto-fotonya beredar luas setelah pertama kali disiarkan Phonix TV .
Gambar-gambar itu menunjukkan sekelompok perempuan muda yang menjelang saat-saat kematian  mereka sebelum ajal menjemputnya melalui tangan ajgojo. setelah beberapa saat sesudah foto-foto itu diambil, perempuan- perempuan itu dibawa ke sebuah halaman beton dan dieksekusi.









Ia terlihat meringkuk di kasur, dengan tangan dan kaki digari, ia memegang semangkuk sup kacang hijau. Di sudut kamar adalah mangkuk merah digunakan untuk mencuci dan makan McDonald yang diberikan kepada tahanan.
Seorang wanita muda duduk bersila di tanah tertawa bercanda ketika ia makan   leici. Wanita lain memainkan kad dengan piama merah muda longgar.




Foto-foto yang sebelumnya tak terlihat telah muncul untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade - dan memberikan pemandangan sangat langka ke saat -saat terakhir para tahanan China pada hukuman mati.



Pejabat Komunis terkenal dijaga tentang hukuman mati, di negara yang melakukan eksekusi lebih banyak dari negara yang lain. Bagaimana foto-foto itu boleh muncul? Seorang fotografer yang tidak disebutkan namanya diizinkan masuk Pusat Penahanan No 1 untuk wanita di kota industri Wuhan, di China Tengah. Lelaki itu mengambil serangkaian gambar pada tanggal 24 Jun  2003.





Foto-foto seperti itu sangat sensitif di China, otoriti keselamatan di negara itu melarang foto-foto seperti itu dipublikasikan. Pemerintah takut mereka akan membangkitkan simpati untuk para tahanan perempuan.

Sampai sekarang para tahanan itu tetap tak terlihat. Namun, baru-baru ini foto -foto itu diterbitkan untuk pertama kalinya pada Phoenix TV oleh seorang penyiar di Hong Kong.




Fotografer diberikan akses kepada banduan mati bernama Ma Qingxiu, Li Juhua, Dai Donggui dan Dia Xiuling dari 09:00 sampai 07:21 keesokan harinya. Para wanita semua telah dihukum mati. Mereka terlibat perdagangan dadah.

Terlihat Donggui berhati-hati melipat pakaian merah di lantai penjara. Dia tersenyum sambil menampilkan pakaiannya yang berwarna merah kepada fotografer. Ia memilih pakaian terakhirnya yang akan dikenakan.




Beberapa saat kemudian, seorang penjaga muncul untuk membawanya ke lapangan eksekusi. Saat ia bersiap untuk diambil, Donggui memakai cat kuku merah dengan bantuan penjaga penjara.

Dalam adegan lain, tahanan wanita lainnya bernama Juhua duduk di selnya bersama terpidana lainnya. Hanya meter dari Juhua, tampak Xiuling dan Qingxiu tertawa saat mereka bermain kartu dengan narapidana. Kameramen itu masih mengingat bahwa Xiuling sangat bersemangat pada malam hari.



Tahanan berusia 25 tahun dan berbadan gemuk, tertangkap membawa 7,000 gram ubat-ubatan terlarang, terlihat merebahkan kepalanya dengan lembut di kaki wanita lain sambil tersenyum. Sepanjang malam dia gelisah, dan mulai berkhayal tentang syurga

Pada 6:00, Qingxiu, 49, menyerahkan pakaiannya kepada banduan lain yang memerlukannya. Lalu dia dimasukan ke sel sementara dan bergabung dengan Xiuling, yang menyeka air mata dari matanya menjelang minit-minit terakhir kematiannya.



Foto-foto itu menunjukkan saat-saat akhir banduan berjalan ke tempat eksekusi. Beberapa dari mereka, kakinya digari saat dikumpulkan dengan 16 banduan lainnya untuk segera dieksekusi.

Terlihat Xiuling dipegang oleh penjaga. Ia terus menangis menangis menjelang ajalnya. Para wanita dibawa pergi oleh penjaga dan beberapa minit kemudian ditembak di belakang kepala.
VIVAnews

No comments:

Post a Comment