Friday, December 2, 2011

Lelaki Mengamuk Lepaskan Puluhan Ular Berbisa di Pejabat

Protes terhadap beratnya birokrasi di India berubah menjadi “beracun” ketika seorang pawang ular yang marah melepaskan tiga kantong yang penuh berisi ular berbisa di kaki para pegawai dan pekerja pejabat  pajak negara tersebut, pada Rabu (30/11/2011) kelmarin.

Aksi pawang yang melepaskan hampir 40 ekor ular berbisa, termasuk empat ular cobra yang mematikan ini, membuat para staf bergegas ke pintu keluar ketika puluhan reptilia ini mulai merayap di lantai pejabat register tanah di kota Harraiya, di Uttar Pradesh.

Menurut theaustralian, orang-orang yang tidak sempat melarikan diri, mengambil inisiatif memanjat ke atas meja untuk menghindari gigitan ular-ular tersebut, sementara yang lain mengibas-ngibaskan potongan kain untuk menakut-nakuti mereka.

“Ular mulai memanjat meja dan kerusi ratusan orang berkumpul di luar ruangan, beberapa dari mereka memegang tongkat. Berteriak bahawa ular harus dibunuh,” kata Ramsukh Sharma, seorang pegawai, yang mengatakan bahawa ular itu menyebabkan kekacauan total di pejabat  itu.
Hukkul Khan
Ular-ular itu akhirnya dapat ditangkap kembali oleh polis  dan staf dari Departemen Kehutanan negara, namun pawang ular yang melepaskan mereka, Hukkul Khan yang tinggal di desa Lara, masih sementara dalam pengejaran aparat.

Warga setempat mengatakan bahawa Khan sering dipanggil ketika ada ular terlihat guna membantu menangkap mereka.
Alasan kemarahan Khan disebabkan oleh ulah pegawai di pejabat  tersebut yang telah menghalang  rencana untuk memberinya sebidang tanah, yang akan digunakan sebagai tempat untuk memelihara ular-ular yang telah ia tangkap. Dimana Khan menyatakan bahawa mereka (para pejabat) meminta wang pelicin untuk mengabulkan dokumen itu.

Bahar Dutt, aktivis hak-hak binatang yang telah bekerja selama delapan tahun dengan pawang ular di India, mengatakan bahawa banyak dari mereka berjuang untuk menemukan pekerjaan baru untuk mereka setelah praktek itu dilarang undang-undang di India.
Pushkar Raj, sekretaris jenderal People’s Union for Civil Liberties, mengatakan bahawa insiden tersebut mencerminkan semakin meningkatnya kekecewaan di kalangan masyarakat India terhadap  rasuah dalam birokrasi negara itu.
 Manado Today

2 comments:

  1. hambek...ular yg ko dpt hahaha...pape pun jangan melampau sangat..tengok ni.. http://terubukbakar.blogspot.com/2011/12/artis-ni-di-stim-kan-oleh-seorang.html

    ReplyDelete
  2. Hai terubuk. Terima kasih kerana menjengok blog saya

    ReplyDelete