Wednesday, December 21, 2011

Protes Bogel, 3 Aktivis Wanita Dibuang ke Hutan

Aulia Akbar
Rabu, 21 Desember 2011 
okezone
Foto : Aktivis Ukraina di Belarusia (Daily Mail)
Foto : Aktivis Ukraine  di Belarusia (Daily Mail)
MINSK -Polis Ukraine  membuang tiga orang aktiviswanita kerana melakukan aksi protes tanpa busana. Para aktivis itu melakukan aksinya di Ibu Kota Belarusia, Minsk dan pada saat itulah mereka ditangkap.

Para aktivis mengklaim, mata mereka ditutup ketika ditangkap, mereka pun dibawa ke hutan dan disiram dengan minyak. Polis  juga dikhabarkan memotong rambutnya dengan pisau dan mengancam akan membakarnya. Para aktivis itu akhirnya melarikan diri ke sebuah desa kecil.

Aktivis perempuan itu tengah memperingati 1 tahun aksi protes pemilihan umum Belarusia dan mengecam Presiden Alexander Lukashenko. Namun, mereka melakukan aksinya tanpa mengenakan busana. Menurut informasi dari beberapa situs internet, para aktivis itu mencuba untuk mempersatukan perempuan muda di bawah aspek sosial, intelektual, dan budaya. Demikian seperti diberitakan Daily Mail, Rabu (21/12/2011).

Kedutaan Besar Ukraine di Minsk menolak klaim para aktivis itu, namun para diplomat tetap akan melakukan penyiiasatan terhadap kes ini.

Juru cakappolis Belarusia juga menolak untuk berkomentar lebih lanjut. Dirinya hanya mengatakan, tindakan dari para aktivis perempuan itu adalah sebuah provokasi. Perempuan-perempuan itu juga menuntut pembebasan dari sejumlah tahanan politik. Sebanyak enam jurnalis juga dikhabarkan ditangkap kerana meliput aksi protes itu.

Pemilihan umum Belarusia juga kerap dikecam oleh para oposisi kerana mereka menganggap pemilihan umum itu tidak demokratik. Pada Desember 2010 lalu, protes terhadap pemilihan umum Belarusia pecah dan  polis  tampak dikerahkan untuk mengamankan situasi.

Banyak pengamat yang menganggap, Lukashenko yang mendapatkan 80 persen suara dalam pemilihan umum melakukan kecurangan. Peristiwa itu juga cukup mendapat kecaman keras dari Organisasi Keamanan dan Kerja Sama Eropa (OSCE).(rhs)

No comments:

Post a Comment