posted by indah.com on 13 Feb 2012

TRIBUNNEWS.COM/ANITA K WARDHANI
Ilustrasi bayi
TRIBUNNEWS.COM - Lelaki dari England mampu mengandung dan berhasil melahirkan seorang anak laki-laki. Kerana itu, ia dinobatkan sebagai lelaki pertama yang menjadi ibu di England.
Menurut pemberitaan Telegraph, Isnin (13/2/2012), lelaki berusia 30 tahun ini melahirkan anaknya sekitar akhir tahun lalu.
Namun, lelaki yang tak ingin disebutkan namanya tersebut, tidak sepenuhnya lelaki . Dulunya ia merupakan seorang wanita. Ia mengubah tampilan fisiknya menyerupai lelaki , namun tidak membuang alat
reproduksi wanita yang ada di dalam dirinya.
Kerana perubahan seksual yang drastis itu, menjelang hari persalinannya, ia harus mengambil hormon wanita. Hal ini dilakukan untuk memperlancar proses persalinan.
Lelaki asal Inggris itu bukanlah lelaki pertama yang mampu mengandung dan melahirkan seorang anak. Sebelumnya Thomas Beatie, 38, asal Arizona, Amerika Syarikat (AS) melahirkan seorang bayi perempuan.
Serupa dengan lelaki Inggeris itu, Thomas yang menjalani operasi ganti kelamin parsial tetap mempertahankan semua organ reproduksi wanitanya, sehingga ia mampu melahirkan dua anak setelah mengikuti pengubatan hormon untuk memulai kembali menstruasi dan mengembalikan kesuburan.
Sebelum memutuskan mengandung seorang anak, lelaki Inggeris itu menyambangi sebuah komuniti masyarakat pendukung transgender, komuniti Beaumont untuk meminta nasihat atas keinginannya memiliki momongan.
Hal itu diungkapkan oleh seorang pewakilan komuniti Beaumont, Joanna Darrell. "Ia ingin tahu apa operasi boleh dilakukan, sebelum ia mengandung bayi. Ia bertanya tentang implikasi kesihatan yang mungkin ia alami jika mempertahankan rahimnya," ujar Joanna.
Setelah mendapatkan nasihat, lelaki itu, mengucapkan rasa terimakasihnya atas bantuan yang diberikan. Enam bulan kemudian ia kembali kerana sudah berhasil memiliki bayi.
"Ia kembali dan mengucapkan terima kasih kerana sudah mempunyai bayi," tutur Joanna Darrell seraya menduga lelaki itu melahirkan anaknya melalui operasi caesar.
No comments:
Post a Comment