
net
ilustrasi
TRIBUNNEWS.COM - Seorang remaja lelaki menembak dirinya sendiri di bahagian wajah di sebuah kantin sekolah menengah pertama di New Hampshire, Amerika Syarikat . Demikian dilansir AP, Sabtu (11/2/2012).
Kejadian itu berlangsung ketika semua siswa sedang istirehat makan tengahari. Remaja yang hanya diketahui bernama Hunter Mack, kemudian dirawat di RS setelah menembak wajahnya pada pukul 11.00 waktu setempat di Walpole Elementary School, southwestern New Hampshire.
Polis menutup sekolah selama beberapa jam namun tak ada orang lain yang terluka dalam insiden itu. Jaksa Wilayah Cheshire County Peter Heed mengatakan kemungkinan hal itu dipicu kerana dia memiliki masalah hubungan percintaan dengan seorang gadis.
"Sudah jelas masalah itu melibatkan hubungan percintaan dan saya merasa itu sudah adil untuk dikatakan," kata Heed. Kondisi pelajar itu dalam keadaan kritikal pada Jumaat (10/2/2012) waktu setempat.
Ethan Symonds, remaja di kelas tujuh yang duduk di dekat meja remaja malang itu mengatakan dirinya mendengar sesuatu yang sangat keras seperti kantong makanan ringan yang dibunyikan. Ketika ia melihat lagi, darah mengucur dan ia kemudian lari terbirit-birit. Sedikitnya ada 70 siswa dari 170 yang terdaftar di sekolah itu berada di kafetaria ketika insiden itu berlangsung.
Kejadian itu berlangsung ketika semua siswa sedang istirehat makan tengahari. Remaja yang hanya diketahui bernama Hunter Mack, kemudian dirawat di RS setelah menembak wajahnya pada pukul 11.00 waktu setempat di Walpole Elementary School, southwestern New Hampshire.
Polis menutup sekolah selama beberapa jam namun tak ada orang lain yang terluka dalam insiden itu. Jaksa Wilayah Cheshire County Peter Heed mengatakan kemungkinan hal itu dipicu kerana dia memiliki masalah hubungan percintaan dengan seorang gadis.
"Sudah jelas masalah itu melibatkan hubungan percintaan dan saya merasa itu sudah adil untuk dikatakan," kata Heed. Kondisi pelajar itu dalam keadaan kritikal pada Jumaat (10/2/2012) waktu setempat.
![]() |
| pelajar lain menangis dan berpelukan |
Ethan Symonds, remaja di kelas tujuh yang duduk di dekat meja remaja malang itu mengatakan dirinya mendengar sesuatu yang sangat keras seperti kantong makanan ringan yang dibunyikan. Ketika ia melihat lagi, darah mengucur dan ia kemudian lari terbirit-birit. Sedikitnya ada 70 siswa dari 170 yang terdaftar di sekolah itu berada di kafetaria ketika insiden itu berlangsung.

No comments:
Post a Comment