![]() |
| gambar hiasan |
AS, siswi Kelas III di Besuki terpaksa kehilangan daranya setelah menjadi korban nafsu ganas Ahmad Efendi (40), yang tak lain ayah kandungnya. Sejak anaknya duduk di kelas II SMP, warga Dusun Rampak, Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Situbondo, Jawa Timur, ini sudah memaksa anaknya tersebut melayani nafsunya.
Kerana tidak tahan lagi dengan kelakuan sang ayah, AS melaporkan kejadian yang menimpanya kepada seorang bapa saudaranya, dan melaporkannya ke polis. AS berani menceritakannya setelah ayahnya lama tak pulang.
Ketika menggauli anak kandungnya, Ahmad mengancam akan membunuh AS jika menolak. Kerana takut, AS terpaksa melayani nafsu sang ayah. Tak tanggung-tanggung, perbuatan kejam sang ayah dilakukan hingga 45 kali. Hampir seluruhnya dilakukan di rumah kontrakan di Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur.
"Sesuai keterangan mangsa yang didampingi bapa saudaranya ketika melapor ke polis, mangsa mengaku digauli sekitar sebanyak itu (45 kali). Tapi kami masih terus melakukan penyiasatan. Ayah mangsa sendiri sekarang juga sedang dicari kerana menghilagkan diri setelah kesnya dilaporkan ke polis ," ujar Kasatreskrim AKP Sunarto, Selasa (6/3/2012).
Keterangan yang dihimpun menyebutkan, AS mulai dijadikan budak nafsu setelah Efendi ditinggal isterinya yang bekerja sebagai TKW di Malaysia. Hampir setiap hari pelaku meminta "jatah" kepada anak gadisnya sendiri. Agar tak hamil, pelaku memaksa mangsa untuk minum pil KB.
Ketika ini kes dugaan perkosaan tersebut ditangani intensif oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim. Polis masih memintai keterangan sejumlah saksi.
"Jika sabit kesalahan , pelaku akan dikenakan hukum dengan pasal 81 (1) sub pasal 82 UU nombor 23 tahun 2002, tentang Perlindungan Anak," pungkas Sunarto. Osserem
sumber

No comments:
Post a Comment