
google
Seorang bapak di Wales, Eropah, tergamak mencabuli puterinya sendiri hingga melahirkan anak. Kini, wanita
malang itu mempunyai tiga orang anak, dari hubungan asmara terlarang
dengan ayahnya.
Oleh kerananya, lelaki berusia 47 tahun, asal Kota Conwy, Utara Wales tersebut, diganjar hukuman penjara selama lima tahun, 10 bulan, oleh Mahkamah Caernarfon.
Hakim Merfyn Hughes, yang membicarakan kes bapak laknat itu, menyatakan terdakwa bersalah melakukan tindak jenayah kejahatan seksual.
"Ia adalah seorang gadis muda yang sangat mentah ketika anda mulai melecehkannya," ujarnya, seperti dikutip dari Dailymail, Minggu (22/4/2012).
"Anda telah memegang kendali dalam hidupnya sejak saat itu. Anda merupakan risiko yang cukup besar untuk seseorang seperti dia," lanjutnya.
Hakim Merfyn, juga mengatakan, akibat perbuatannya, akan berdampak terhadap komplikasi genetik, terhadap tiga puteri hasil hubungan mereka.
Oleh kerana itu, mahkamah , juga melarang terdakwa berkomunikasi dengan tiga orang anak tersebut, kecuali disetujui oleh Dinas Pelayanan Sosial. Selain itu, terdakwa juga dilarang untuk memiliki hubungan intim dengan ketiga orang anaknya.
Menurut Jaksa Penuntut, Kate MeredithJones, mangsa masih berusia 15 tahun ketika ayahnya mengatakan ia jatuh cinta padanya. "Ia dibuat merasa istimewa olehnya," terang Kate.
Terdakwa ungkapnya, terus berupaya untuk menggaahi puterinya sejak itu. "Lelaki itu mulai menciumi puterinya, namun korban menolak dan mengatakan, tidak boleh berhubungan kerana terdakwa adalah ayahnya," tuturnya.
Namun korban tidak berdaya menolak keinginan terdakwa, kerana ia adalah ayahnya. TRIBUNNEWS.COM -
Oleh kerananya, lelaki berusia 47 tahun, asal Kota Conwy, Utara Wales tersebut, diganjar hukuman penjara selama lima tahun, 10 bulan, oleh Mahkamah Caernarfon.
Hakim Merfyn Hughes, yang membicarakan kes bapak laknat itu, menyatakan terdakwa bersalah melakukan tindak jenayah kejahatan seksual.
"Ia adalah seorang gadis muda yang sangat mentah ketika anda mulai melecehkannya," ujarnya, seperti dikutip dari Dailymail, Minggu (22/4/2012).
"Anda telah memegang kendali dalam hidupnya sejak saat itu. Anda merupakan risiko yang cukup besar untuk seseorang seperti dia," lanjutnya.
Hakim Merfyn, juga mengatakan, akibat perbuatannya, akan berdampak terhadap komplikasi genetik, terhadap tiga puteri hasil hubungan mereka.
Oleh kerana itu, mahkamah , juga melarang terdakwa berkomunikasi dengan tiga orang anak tersebut, kecuali disetujui oleh Dinas Pelayanan Sosial. Selain itu, terdakwa juga dilarang untuk memiliki hubungan intim dengan ketiga orang anaknya.
Menurut Jaksa Penuntut, Kate MeredithJones, mangsa masih berusia 15 tahun ketika ayahnya mengatakan ia jatuh cinta padanya. "Ia dibuat merasa istimewa olehnya," terang Kate.
Terdakwa ungkapnya, terus berupaya untuk menggaahi puterinya sejak itu. "Lelaki itu mulai menciumi puterinya, namun korban menolak dan mengatakan, tidak boleh berhubungan kerana terdakwa adalah ayahnya," tuturnya.
Namun korban tidak berdaya menolak keinginan terdakwa, kerana ia adalah ayahnya. TRIBUNNEWS.COM -
No comments:
Post a Comment