Pelaku yang merupakan seorang lelaki dan dua wanita, dipercayai merupakan anggota sebuah ajaran sesat keagamaan. Mereka mengaku mendengar bisikan ghaib, yang memerintahkan mereka untuk menghabisi nyawa korbannya.
Kes ini bermula, ketika polis Brasil menjumpai dua mayat manusia disembunyikan di ruang bawah tanah sebuah rumah di Kota Garanhuns, Timur Laut negara bahagian Pernambuco, beberapa waktu yang lalu. Setelah melakukan pelacakan, rumah itu ternyata milik seorang dari pelaku yang ditangkap kelmarin.
Ketuapala Polis Kota Garanhuns, Democrito de Oliveira, dalam jumpa pers, mengatakan, ketiga pelaku mengaku, telah membunuh kedua wanita itu, dan memakan dagingnya.
Satu dari tersangka perempuan, lanjut Democrito, mengaku telah menggunakan potongan daging korbannya untuk membuat pai, yang dipercayai dijual di Garanhuns.
Ketiga tersangka ungkapnya akan didakwa dengan pembunuhan, penculikan, menyembunyikan mayat manusia, penipuan dan pelanggaran terhadap kesihatan masyarakat.
Dua korban kebiadaban para kanibal itu, menurut Democrito adalah penduduk tempatan, yang dilaporkan hilang, pada awal tahun 2012.
No comments:
Post a Comment