Rabu, 5 Desember 2012 B
SIBERIA - Dua orang nelayan yang tersesat di Siberia percayai membunuh dan memakan seorang teman agar mereka dapat tetap hidup, Selasa (4/12/2012).
Kedua lelaki itu, juga dipercayai membunuh seorang teman mereka lainnya, yang sama-sama tersesat.
Alexander Abdullaev, 37, dan Alexei Gradulenko, 35, berhasil
diselamatkan oleh tim penyelamatan dalam keadaan cuaca buruk, dengan suhu
dibawah 30 darjah Celcius.
Namun petugas polis yang melakukan operasi penyelamatan juga
menemukan sisa-sisa dari tubuh dari seorang teman mereka, dalam keadaan
terpotong-potong.
Sebuah kayu ditemukan di dekatnya, dan sebuah jaket yang dilumuri
dengan darah. "Kamipercaya, kedua korban membunuhnya lalu memakannya
kerana mereka kelaparan," ujar seorang sumber, seperti dilansir oleh
Dailymail, Rabu (5/12/2012).
"Tapi keduanya menyangkal telah membunuh dan memakan temannya
tersebut. Namun yang tidak boleh disangkal adalah fakta ada tubuh manusia
dalam keadaan terpotong-potong berdekatan tempat mereka diselamatkan,"
lanjutnya.
Polis Neryungri, mengatakan tengah menyiasat dugaan tersebut.
"Petugas polis sudah dua kali mengunjungi lokasi tempat kejadian
perkara, dimana mereka menduga telah terjadi tindak kekerasan yang
berujung pada kematian," tuturnya.
Dua orang anggota kawanan yang hilang di wilayah Neryungri tersebut
teridentifikasi bernama, Viktor Komarov, 47, dan Andrei Kurochkin, 44.
Namun polis setempat belum boleh memastikan keduanya mati ditangan
kedua orang temannya yang selamat dari kerasnya alam itu atau tidak.
disunting dari Tribunnews.com
No comments:
Post a Comment