Isnin, 03 Desember 2012
Kelompok militan Taliban (Foto: AFP)
KABUL – Kelompok Taliban menyerang pangkalan tentera Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di sebuah pengkalan di Kota
Jalalabad, Afghanistan. Serangan yang terjadi Minggu 2 Disember
kemarin, merupakan serangan Taliban yang ketiga kalinya dalam setahun
ini.
Taliban berusaha untuk menghancurkan gerbang menggunakan bom kereta. Mereka kemudian melancarkan serangan kepada tentera NATO yang berada di dalam pangkalan dengan menggunakan granat dan mesingun.
Dalam serangan yang berlangsung selama dua jam itu sekitar 13 orang dilaporkan terbunuh, lima diantaranya merupakan tentera dan orang awaml Afghanistan sedangkan bakinya adalah korban dari pihak Taliban. Pejabat NATO menyatakan, terdapat beberapa tenteranya yang mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.
“Mereka menyerang gerbang pangkalan dengan bom kereta. Namun mereka tidak berhasil memasuki pangkalan. Taliban kemudian melakukan serangan ke arah pangkalan, kami pun membalasnya serangan dengan menggunakan helikopter,” ujar seorang juru bicara pasukan NATO, seperti dikutip AAP, Senin (3/12/2012).
Berbeda dengan pihak NATO, Taliban mengklaim bahwa tetntaranya berhasil memasuki pangkalan tersebut. Taliban juga menyatakan bahwa serangannya tersebut menyebabkan banyak korban dari pihak pasukan NATO.
Kementerian Dalam Negeri Afghanistan menyebut serangan Taliban ke pangkalan tentera itu sebagai tindakan pengecut. “Taliban harus sedar bahawa tindakan pengecutnya tidak akan menggentarkan tentera Afghanistan menjalankan tugasnya,” sebut pihak kementerian.
Sebelumnya pada September, Taliban melakukan serangan ke pangkalan militer NATO di wilayah selatan Afghanistan. Dalam serangan tersebut Taliban berhasil menghancurkan enam buah pesawat milik militer Amerika Serikat. Serangan pada September itu merupakan kehancuran militer terbesar yang dialami AS sejak perang Vietnam.(faj)okezone.com
Taliban berusaha untuk menghancurkan gerbang menggunakan bom kereta. Mereka kemudian melancarkan serangan kepada tentera NATO yang berada di dalam pangkalan dengan menggunakan granat dan mesingun.
Dalam serangan yang berlangsung selama dua jam itu sekitar 13 orang dilaporkan terbunuh, lima diantaranya merupakan tentera dan orang awaml Afghanistan sedangkan bakinya adalah korban dari pihak Taliban. Pejabat NATO menyatakan, terdapat beberapa tenteranya yang mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.
“Mereka menyerang gerbang pangkalan dengan bom kereta. Namun mereka tidak berhasil memasuki pangkalan. Taliban kemudian melakukan serangan ke arah pangkalan, kami pun membalasnya serangan dengan menggunakan helikopter,” ujar seorang juru bicara pasukan NATO, seperti dikutip AAP, Senin (3/12/2012).
Berbeda dengan pihak NATO, Taliban mengklaim bahwa tetntaranya berhasil memasuki pangkalan tersebut. Taliban juga menyatakan bahwa serangannya tersebut menyebabkan banyak korban dari pihak pasukan NATO.
Kementerian Dalam Negeri Afghanistan menyebut serangan Taliban ke pangkalan tentera itu sebagai tindakan pengecut. “Taliban harus sedar bahawa tindakan pengecutnya tidak akan menggentarkan tentera Afghanistan menjalankan tugasnya,” sebut pihak kementerian.
Sebelumnya pada September, Taliban melakukan serangan ke pangkalan militer NATO di wilayah selatan Afghanistan. Dalam serangan tersebut Taliban berhasil menghancurkan enam buah pesawat milik militer Amerika Serikat. Serangan pada September itu merupakan kehancuran militer terbesar yang dialami AS sejak perang Vietnam.(faj)okezone.com
No comments:
Post a Comment