22 Jan 2013
Seorang gadis kecil yang
lahir dengan kelainan genetik langka sedang memohon harapan melalui
serangkaian pembedahan yang dapat mengubah hidupnya. Katie Renfroe, empat
tahun didiagnosa dengan megalencephaly sebelum dia lahir, menyebabkan
beberapa fitur wajahnya menjadi membesar secara tidak normal.
Bahagian otaknya juga
diangkat ketika masih bayi untuk mengontrol kejang yang terjadi sesering
50 kali sehari. "Yang kami tahu adalah kami memberikan kasih sayang, perhatian
kita tahu bagaimana memberinya," kata ibunya Angie Renfroe. "Kami tidak
pernah memperlakukan dia seperti dia memiliki cacat."

Pada trimester pertama
kehamilan, doktor melihat anomali pada USG nya. Kepala bayi 'berbentuk
aneh'. Pada tiga setengah bulan, spesialis mengatakan kepada orangtuanya
bahawa kepala Katie tiga kali lebih besar dari pada bayi kebanyakan.
"Saya mencuba untuk mencari tahu bagaimana kami akan menangani hal ini,"
katanya. Dan kemudian dia menyedari bahawa dia punya pilihan. "Kau boleh
berbaring di sini, kau boleh menangis atau kau dapat meninggalkan ini di
tangan Tuhan, di mana dia berada,"
Setelah berdamai dengan
keputusannya, dia berbicara dengan Danial, suaminya. "Saya katakan
kepadanya, jika kau tidak boleh menanganinya - mereka mengatakan kepada
kita itu akan menjadi lebih buruk - lakukanlah sekarang,'' katanya.
Katie dilahirkan dengan pembedahan caesar pada 28 Januari 2008. Angie
tidak ingat banyak tentang kelahiraan itu kecuali melihat puterinya
dengan pipi besar yang cantik.

Sementara Katie membesar,
pipinya pun membesar. Kulit ekstra pada pipinya membuatnya
memiliki bintik-bintik coklat. Telinganya juga cacat dan dia memiliki
beberapa gangguan pendengaran. Lidahnya tidak sesuai di mulutnya, tapi dia
masih menemukan cara untuk menghisap jari dan dua ibu jarinya. Dia
tidak mengalami kejang lagi tapi otot-ototnya memperketat, menyebabkan
kekakuan. Ketika itu terjadi, anggota keluarganya menepuk punggung,
mengusap lengan atau mencubit kakinya untuk membantu sekejap dia keluar
dari itu.
Meskipun cacat, dalam
banyak hal Katie hanya anak biasa yang tumbuh di keluarga besar. Selama
istirahat Thanksgiving, gadis-gadis yang lebih tua menghibur diri dengan
lukisan wajah. Katie mendapat bunga di pipinya. "Saya telah belajar
banyak," kata 13 tahun Megan memiliki Katie sebagai kakak. "Saya telah
belajar bagaimana mengatasi hal ini itu. Ketika kita melihat orang lain
seperti dia, kita benar-benar tahu bagaimana perasaan mereka."
Keluarga mengajak Katie
kemanapun mereka pergi tetapi tidak pernah terbiasa dengan cara orang
asing merespon gadis kecil mereka. Beberapa hanya memberi menatap.
Beberapa membuat komentar yang menyakitkan. Danial mengatakan ketika
mereka pergi keluar ia memasang garis imajiner di sekelilingnya dan
keluarganya, dan berharap tidak ada yang melintasi itu.

Baik Angie mahupun
Danial bekerja, meskipun masih kekurangan. Tapi mereka tidak meminta
bantuan dan hampir sepenuhnya mandiri. Pada hari mendatang, mereka akan
ke Hollywood, Florida, di mana seorang ahli bedah di Memorial Hospital
akan melakukan tujuh operasi pertama pada Katie. "Mereka akan
mengecilkan pipinya, memperbaiki telinganya, mempersingkat lidahnya,"
kata Danial. "Begitu Katie kehilanga berat badan ini, dia akan boleh
berdiri lebih baik."
Dan kerana membuat
keputusannya untuk terus melanjutkan kehamilannya lima tahun lalu, dia
tidak pernah melihat ke belakang. "Saya sangat percaya," katanya. "Jika
Tuhan memberi Anda sesuatu, jangan pernah membuangnya."
No comments:
Post a Comment