Thursday, January 10, 2013

Peguam Tertuduh Pemerkosaan Mahasiswi India Salahkan Mangsa...Nanya sungguh

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews 10 Jan 2013
Warga India berkabung atas kematian mahasiswi mangsa  pemerkosaan (AFP)

New Delhi - Perbicaraan kes pemerkosaan mahasiswi India baru memasuki tahap awal. Namun peguam tiga tertuduh telah memberikan pembelaan kontroversi , dengan menyebut mangsa pemerkosaanlah yang bersalah kerana keluar malam.

Dari 5 terdakwa yang diadili di mahkamah setempat, 3 terdakwa di antaranya telah mendapatkan penasihat undang-undang. Si penasihat hukum yang bernama Manohar Lal Sharma ini menyatakan dirinya mewakili ketiga kliennya, yakni Ram Singh dan Mukesh Singh yang bersaudara, serta Akshay Thakur.

Ketiga tertuduh tersebut bersama dengan dua tertuduh  lainnya dijerat dakwaan berlapis, yakni mulai dari penculikan, pemerkosaan dan pembunuhan. Dengan segera, Manohar pun menegaskan ketiga kliennya tak bersalah atas dakwaan-dakwaan tersebut.

Pada Selasa (8/1) klmarin, Manohar mengajukan permohonan tak bersalah bagi ketiga kliennya ke Mahkamah Agung. Usai pengajuan tersebut, keluarlah pernyataan kontroversi dari mulut Manohar yang justru menyalahkan mangsa atas kes pemerkosaan tersebut.

"Siapa pun yang melakukan kejahatan keji ini harus dihukum, tapi klien-klien saya bukan pelaku yang sebenarnya," tutur Manohar seperti dilansir news.com.au, Khamis (10/1/2013).

Lebih lanjut, Manohar mencurigai mangsa bukan wanita baik-baik. Menurutnya, seorang wanita baik-baik tidak akan keluar malam-malam, apalagi mangsa saat itu bersama teman lelakinya. Manohar menilai, pasangan yang belum menikah seperti mereka tidak seharusnya keluar bersama hingga larut malam. Dalam kes ini, mangsa ikut bersalah dan teman lelaki mangsa juga ikut bertanggung jawab penuh atas apa yang terjadi.

"Sampai hari ini saya belum pernah mendengar atau melihat satu insiden pun atau kes pemerkosaan yang menimpa wanita terhormat. Bahkan seorang lelaki playboy anggota geng kriminal pun tidak akan berani menyentuh seorang gadis terhormat," imbuh Manohar.

Pernyataan Manohar tersebut semakin menyoroti mentaliti umum kebanyakan lelaki di India yang menilai bahawa wanita menjadi mangsa pemerkosaan kerana memang 'mereka yang meminta' atau dengan kata lain si wanitalah yang menggoda pelaku. Kes ini telah menarik perhatian dunia internasional. Sejumlah negara bahkan terang-terangan menggelar aksi tunjuk perasaan memprotes kelakuan dan pola fikir lelaki  India terhadap kaum wanita.

Sementara itu, hingga saat ini belum jelas siapa yang akan mewakili dua terdakwa lainnya. Banyak peguam di India yang menolak mewakili mereka di mahkamah dengan alasan mereka tidak pantas dibela. Selain kelima terdakwa tersebut, masih ada terdakwa keenam yang masih di bawah umur, dipercayai berusia 17 tahun, yang akan diadili secara terpisah di mahkamah juvana.

Persidangan kes ini dijadualkan disambung kembali Khamis (10/1) waktu setempat. Sidang kes yang menuai banyak protes di kalangan warga India sendiri ini, akan berlangsung secara tertutup. Dalam persidangan sebelumnya yang digelar Isnin (7/1), kelima terdakwa hadir di persidangan untuk mendengarkan dakwaan yang dikenakan kepada mereka.

(nvc/nrl)
diedit oleh idahsalam

No comments:

Post a Comment