9 Jan 2013
![]()
Namun, di Afrika Selatan ada wanita hamil yang sengaja minum alkohol
agar hidupnya lebih sejahtera dengan menyakiti bayi yang dikandung.
Wanita itu berusaha untuk mendapatkan wang kesejahteraan dari pemerintah berupa tunjangan kecacatan sebagai sumber penghasilannya.(OKU) Ibu hamil yang tinggal di Eastern Cape, salah satu daerah termiskin di Afrika Selatan, pesta minuman keras jenis ‘moonshine’ yang mengandung asid batei. Ia seharinya boleh minum lima dan enam botol. Video yang diambil Sky News menunjukkan seorang ibu minum minuman buatan sendiri yang disebut ‘kah-kah’ ketika hamil besar. “Jika saya tidak minum ini, saya seperti seseorang yang sedang sakit,” kata wanita itu seperti dikutip Dailymail, Rabu (9/1/2013). “Saya tidak boleh tidur dan saya tidak boleh berfikir tenang, tetapi ketika saya meminumnya maka saya lebih baik dan saya boleh melakukan apa saja.” Wanita ini seakan ketagihan minuman cokelat yang terbuat dari ragi, air, dan asid bateri. Ini dijual di tempat minuman haram yang disebut dengan ‘shebeens’. Rumah-rumah tersebut sering diserbu polis yang ingin menutupnya. Tapi begitu satu berhasil dimatikan, yang lain membuka lagi. Organisasi Kesihatan Dunia (WHO) mengatakan, telah terjadi peningkatan jumlah bayi yang lahir dengan Foetal Alcohol Spectrum Disorder (FASD) di daerah tersebut sejak 2002. Sindrom itu merupakan cacat lahir yang paling umum di Afrika Selatan. Gejalanya anaknya mengalami masalah sulit berbicara, cacat fisikal, kesulitan belajar, dan masalah perilaku. Keluarga di Afrika Selatan menerima 18 Poundsterling per anaknya untuk per bulan. Tapi jika anaknya cacat, orangtua boleh mendapat 87 Poundsterling. Pada beberapa masyarakat, WHO mengatakan, pesta minuman berasal dari praktik 400 tahun lalu dengan memberikan budak dan keturunannya dengan alkohol sebagai imbalan dan menjaga dari kecanduan. |

Tudiamemang gila kot.
ReplyDelete