14 Feb 2013
Seorang lelaki
gelandangan di Serbia menceritakan bagaimana kesulitan hidupnya ketika
ia telah kehilangan rumah dan menjadikan kuburan sebagai tempat tinggal.
Bratislav Stojanovic
(43), kini terpaksa mendiami kubur dan berbagi lahan dengan sisa-sisa mayat
yang dimakamkan lebih dari 100 tahun yang lalu di kota bahagian selatan
Serbia.

Bratislav Stojanovic Jadikan Kuburan Sebagai Tempat Tinggal (Sumber : yahoo.com, uniknya.com)
Tapi setelah makam itu
di ubah sesuai dengan seleranya, dia mengatakan yang kuburan yang ia
tempati sudah ia anggap sebagai rumah.
“Tempat ini kering dan
hangat. Saya sudah memasang beberapa lampu dan menempatkan barang-barang
peribadi saya disana. Ini bukan istana tetapi tempat yang nyaman
daripada hidup di jalan,” tuturnya.
Bratislav kehilangan
rumahnya di kota setelah terbelit hutang. Ia pun memilih tinggal
di kubur setelah berbulan-bulan merasakan susahnya hidup di jalanan.
“Orang-orang sangat baik padaku, terkadang mereka membawakan saya makanan ataupun pakaian,” ucapnya.
“Tinggal di kubura
tidak membuat saya takut untuk tidur. Aku lebih takut ketika merasa
lapar. Dan jika aku mati di malam hari, setidaknya aku berada di tempat
yang tepat,” tambahnya.
Seperti yang dilansir Orange, petugas makam mengatakan bahawa lelaki itu boleh tinggal selama ia tidak mengganggu pengunjung kubur. (**)
Sumber : Orange.co.uk, uniknya.com
No comments:
Post a Comment