Sunday, March 3, 2013

Kanak-kanak lelaki 8 Tahun Menikahi Wanita 61 Tahun

3 Mac 2013
Pernikahan yang dilakukan pasangan pengantin baru ini merupakan pernikahan yang luar biasa. Pengantin lelakinya merupakan anak kecil yang baru berusia 8 tahun. Sedangkan pengantin wanitanya sudah 61 tahun!

Pasangan itu adalah Sanele Masilela (8) dan Helen Shabangu (61). Pada pernikahan itu, keluarga kedua mempelai ikut hadir, termasuk suami pengantin wanita dan kelima anaknya. Pernikahan ini juga disaksikan 100 orang.

Bibi anak itu, Patience Masilela (46), menjelaskan alasan pernikahan tak biasa itu di Mamelodi East, Tshwane. "Mendiang datuknya tak pernah menikah putih sehingga nenek moyang mengatakan ke anak itu harus menikah dan dia memilih Helen menjadi pengantin wanitanya," ujar Masilela seperti dikutip Zimdiaspora, Khamis (20/2/2013).

Menurut   ibu kanak-kanak itu, keluarga sangat serius dengan pernikahan itu. Bahkan keluarga membayar untuk pengantin wanita pada March tahun lalu dan menghabiskan banyak wang pada pernikahan yang dipercaya diinginkan nenek moyang itu.

Pengantin wanita mengatakan yang dia merupakan wanita yang sudah bersuami dan memiliki lima anak. Namun dia bersedia menikahi anak 8 tahun kerana ini merupakan sebahagian ritual nenek moyang.

"Saya sudah menikah dan memiliki lima anak-anak saya sendiri, tapi saya tahu kalau ini yang nenek moyang inginkan dan sekarang mereka senang. Ini adalah ritual, kami hanya menjalaninya sekarang, tapi itu adalah tanda bahawa dia akan menikah suatu hari nanti," ujar Helen.

Sedangkan, pengantin lelaki yang masih kecil itu menjelaskan yng dia ingin menikah dan memilih Helen kerana mencintainya."Saya mengatakan kepada ibu saya yang saya ingin menikah kerana saya benar-benar ingin. Saya memilihnya kerana saya mencintainya dan saya bahagia menikah dengannya, tapi saya harus sekolah dan rajin belajar. Ketika saya tua nanti, saya akan menikahi wanita yang seusia saya," ungkapnya.

Pernikahan ini diakui tetangga sungguh mengejutkan. Seorang tetangga wanita mengatakan,"Bagaimana boleh sebuah keluarga pergi begitu jauh untuk leluhurnya. Ini menunjukkan orang menerima pesan dari nenek moyangnya dengan serius".

Pernikahan ini bukanlah pernikahan yang sah. Pernikahan ini hanya dilakukan untuk keperluan ritual. Dan pasangan yang bahagia menutup pernikahannya itu dengan ciuman satu sama lain

 sumber

No comments:

Post a Comment

Post a Comment