
Warga Desa Jiujiang di Provinsi Jiangxi, China heboh dengan penemuan babi ini
Babi aneh ini, dilansir Daily Mail, memiliki dua hidung, dua telinga, dan hanya satu mata. Doktor hewan setempat menyatakan, kecacatan ini mungkin membuat si babi takkan berumur panjang.
Kondisi ini dikenal dengan istilah polychephaly. Yakni ketika embrio harus terpisah untuk menciptakan kembar. Namun proses itu tiba-tiba terhenti di tahap awalnya. Akibatnya, terciptalah mutasi.
Mutasi tersebut terjadi baik di hewan, maupun manusia yang akhirnya membuat dikenalnya istilah kembar siam. Kondisi ini amat langka, tapi pernah dilaporkan adanya kucing, ikan hiu, dan kura-kura berkepala dua.(*)/inilah
No comments:
Post a Comment