indah.com
Thursday, May 30, 2013
Kesian ! Lelaki China Ini Hidup Dalam Kandang Selama 11 Tahun
30 Mei 2013
Seorang lelaki asal China yang menderita gangguan jiwa dikurung di dalam sebuah kandang selama lebih dari satu dekade oleh keluarganya sendiri. Dia diketahui pernah memukuli seorang anak sampai mati.
Lelaki itu, Wu Yuanhong (42 tahun) terlihat duduk di atas selimut di sebuah kandang sempit. Kakinya dibelenggu dengan sebuah rantai berat dan dia hanya mengenakan baju dan pakaian dalam.
Dia diagnosa menderita skizofrenia ketika usianya 15 tahun dan pada 2001 dia memukuli seorang gadis remaja 13 tahun sampai mati.
Mahkamah di Provinsi Jiangxi kemudian membebaskan Wu setahun kemudian lantaran tindakannya itu dipengaruhi oleh penyakitnya dan secara hukum dianggap tidak bertanggung jawab atas perbuatannya itu.
Wu kemudian dipasung setelah dia dibebaskan. Namun, ibunya Wang Muxiang, juga membangun sebuah kandang setelah dia berhasil melarikan diri dan berjalan di sekitar kampungnya di Desa Shangfan dan menakut-nakuti penduduk setempat.
Ketika menempatkan Wu di dalam kandang anggota keluarganya memang tidak tergamak dan menangis. Namun, kerana Wu kembali melarikan diri, keluarganya kemudian membangun kandang dengan struktur yang lebih kuat agar tetap menahannya.
"Anak saya mungkin gila dan memukul seseorang sampai mati, tetapi dia masih anak saya. Menempatkan dia di dalam kandang dengan tangan saya sendiri merupakan tindakan yang sangat sukar untuk dilakukan, rasanya seperti ditikam dengan pisau," ujar Wang.
Wang memberikan anaknya makan tiga kali sehari, menempatkan sebuah pakaian di atas kandang itu dan menyediakan sebuah panci ketika dia ingin membuang air.
"Setiap kali saya menghantar makanan, saya akan duduk di kandang dan menangis," ucap Wang. "Sekarang air mata saya sudah kering."
Banyak orang yang sakit mental di China hidup tanpa pengubatan yang tepat kerana kurangnya sumber daya dan tenaga ahli berkualiti, terutama di perkampungan.
Kementerian Kesihatan China mengatakan pada 2010 hanya ada sekitar 20 ribu ahli kejiwaan untuk melayani negara berpopulasi 1.35 billion jiwa.
Pihak berwenang memperkirakan pada 2009 sekitar 170 juta orang mengidap beberapa bentuk penyakit kejiwaan. Sementara lebih dari 16 juta orang menderita masalah kejiwaan berat.
Pejabat setempat mengatakan mereka telah mendukung keluarga Wu dengan sumbangan minyak dan beras. Pejabat itu juga menambahkan pemerintah Provinsi Jiangxi telah meluncurkan subsidi terbatas bagi keluarga miskin yang memiliki anggota mengidap gangguan kejiwaan.
Sumber :
merdeka.com
No comments:
Post a Comment
Newer Post
Older Post
Home
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment