Ilustrasi (AFP)
Kabul - Tujuh polis Afghanistan
terbunuh di tangan tetamu yang menginap di markasnya. Dipercayai kuat, tetamu
tersebut merupakan anggota kelompok militan Taliban yang sengaja
menyamar.
Pasukan keselamatan setempat menuturkan, kedua pelaku berhasil melarikan diri usai menembaki 7 polis . Insiden ini terjadi di wilayah Kandahar yang merupakan tempat persembunyian kelompok militan yang kerap mensasarkan polis Afghanistan dan tentera asing sebagai korban serangan.
"Dual elaki meminta izin kepada polis Afghanistan agar mereka boleh menginap semalam di markas mereka. Polis mengizinkan dan memberi mereka makan malam," ujar juru cakap otoriti Kandahar, Jawed Faisal, seperti dilansir AFP, Selasa (28/5/2013).
"Setelah makan malam, kedua lelaki tersebut mengambil senjata milik polis dan menembak mati ketujuh polis dan melukai seorang lainnya dan kemudian lari," imbuhnya.
Juru cakap polis Kandahar, Ghorzang Afridi menuturkan, kedua pelakulari dengan kereta jeep milik polis yang di dalamnya terdapat sejumlah senjata curian. Afridi menduga, para pelaku penyerangan merupakan bekas polis .
"Lelaki-lelaki ini tadinya polis , tapi meninggalkan pekerjaan mereka, dan di markas tersebut mereka mengaku ingin bergabung kembali dengan polis ," jelasnya.
Secara terpisah, kelompok militan Taliban telah mengaku bertanggung jawab atas serangan ini.
Pasukan keselamatan setempat menuturkan, kedua pelaku berhasil melarikan diri usai menembaki 7 polis . Insiden ini terjadi di wilayah Kandahar yang merupakan tempat persembunyian kelompok militan yang kerap mensasarkan polis Afghanistan dan tentera asing sebagai korban serangan.
"Dual elaki meminta izin kepada polis Afghanistan agar mereka boleh menginap semalam di markas mereka. Polis mengizinkan dan memberi mereka makan malam," ujar juru cakap otoriti Kandahar, Jawed Faisal, seperti dilansir AFP, Selasa (28/5/2013).
"Setelah makan malam, kedua lelaki tersebut mengambil senjata milik polis dan menembak mati ketujuh polis dan melukai seorang lainnya dan kemudian lari," imbuhnya.
Juru cakap polis Kandahar, Ghorzang Afridi menuturkan, kedua pelakulari dengan kereta jeep milik polis yang di dalamnya terdapat sejumlah senjata curian. Afridi menduga, para pelaku penyerangan merupakan bekas polis .
"Lelaki-lelaki ini tadinya polis , tapi meninggalkan pekerjaan mereka, dan di markas tersebut mereka mengaku ingin bergabung kembali dengan polis ," jelasnya.
Secara terpisah, kelompok militan Taliban telah mengaku bertanggung jawab atas serangan ini.
No comments:
Post a Comment