12 Okt 2013
Ilustrasi
Mexico City, - Seorang pengarah rumah
sakit di Mexico dipecat setelah munculnya sebuah video menggemparkan
mengenai seorang wanita yang melahirkan. Dalam video tersebut, wanita
itu melahirkan di lantai ruang tunggu rumah sakit!
Insiden itu terjadi di RS Women's Hospital di Tehuacan, negara bahagian Puebla dan rakaman videonya telah diposting online.
Pengarah rumah sakit pemerintah itu pun dipecat kerana "tidak melapor tepat waktu mengenai insiden yang terjadi pada 7 September itu". Demikian pernyataan pemerintah negara Puebla seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (12/10/2013).
Kes ini mencuat setelah sebuah video diposting di YouTube baru-baru ini. Dalam video itu terlihat seorang wanita melahirkan bayinya di ruang tunggu RS. Bahkan jururawat baru muncul untuk menolong wanita itu pada saat-saat terakhir persalinan.
Tehuacan, kota dengan populasi sekitar 275,000 orang, berlokasi sekitar 220 kilometer tenggara Mexico City.
Atas insiden ini, pemerintah Puebla menegaskan tak akan mentolerir kegagalan setiap rumah sakit melayani masyarakat yang memerlukan bantuan perubatan.
Sebelumnya, insiden serupa terjadi pada 2 Oktober lalu. Saat itu, seorang wanita bernama Irma Lopez di negara bahagian Oaxaca, melahirkan di halaman rumah sakit pemerintah di kota San Felipe Jalapa de Diaz. Petugas rumah sakit telah menolaknya kerana doktor yang seharusnya bertugas belum tiba. Insiden itu menuai kemarahan publik Mexico. Pengarah rumah sakit itu pun digantung tugas sampai penyelidikan atas insiden ini selesai.
Insiden itu terjadi di RS Women's Hospital di Tehuacan, negara bahagian Puebla dan rakaman videonya telah diposting online.
Pengarah rumah sakit pemerintah itu pun dipecat kerana "tidak melapor tepat waktu mengenai insiden yang terjadi pada 7 September itu". Demikian pernyataan pemerintah negara Puebla seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (12/10/2013).
Kes ini mencuat setelah sebuah video diposting di YouTube baru-baru ini. Dalam video itu terlihat seorang wanita melahirkan bayinya di ruang tunggu RS. Bahkan jururawat baru muncul untuk menolong wanita itu pada saat-saat terakhir persalinan.
Tehuacan, kota dengan populasi sekitar 275,000 orang, berlokasi sekitar 220 kilometer tenggara Mexico City.
Atas insiden ini, pemerintah Puebla menegaskan tak akan mentolerir kegagalan setiap rumah sakit melayani masyarakat yang memerlukan bantuan perubatan.
Sebelumnya, insiden serupa terjadi pada 2 Oktober lalu. Saat itu, seorang wanita bernama Irma Lopez di negara bahagian Oaxaca, melahirkan di halaman rumah sakit pemerintah di kota San Felipe Jalapa de Diaz. Petugas rumah sakit telah menolaknya kerana doktor yang seharusnya bertugas belum tiba. Insiden itu menuai kemarahan publik Mexico. Pengarah rumah sakit itu pun digantung tugas sampai penyelidikan atas insiden ini selesai.
Sumber:
detikNews
No comments:
Post a Comment