Friday, October 11, 2013

Taliban ejek kelumpuhan pemerintah Amerika

Okt 10 2013
 
Taliban ejek kelumpuhan pemerintah Amerika
Amerika Shutdown. ©REUTERS
 Pejuang Taliban, yang memerangi pasukan Amerika Syarikat di Afghanistan, hari ini mengejek Washington atas kelumpuhan pemerintah federal dan menuding ahli politik Negera  itu mengisap darah rakyat mereka sendiri.

Kelompok militan itu mengeluarkan satu pernyataan menjelaskan bagaimana lembaga-lembaga Amerika lumpuh, lokasi Patung Liberty ditutup, dan kejatuhan jumlah pelancung yang memukul pertokoan, restoran serta hotel di Washington, seperti dilansir laman asiaone.com, Rabu (9/10).

"Rakyat Amerika harus sedar bahawa ahli politik mempermainkan nasib mereka serta nasib bangsa tertindas lainnya demi kepentingan peribadi mereka," kata Taliban.
Taliban juga menuduh pemimpin Amerika yang egois dan berfikiran kosong mengambil wang warganya, yang sudah diperoleh dengan susah payah dan dengan boros menghabiskan wang itu dengan menumpahkan darah orang tidak bersalah dan tertindas.

"wang itu seharusnya dimanfaatkan demi perdamaian bukannya untuk mengisap darah rakyat mereka," lanjut Taliban.
Kedutaan besar Amerika di Ibu Kota Kabul mengatakan bahawa pihaknya mengharapkan agar dapat berfungsi dalam waktu terdekat akibat kelumpuhan itu, meskipun akaun Twitter kedutaan tidak akan diperbaharui secara teratur. Staf wartawan kedutaan juga belum menangapi pernyataan dari Taliban itu.

Taliban, yang digulingkan dari kekuasaannya dalam sebuah serangan dukungan Amerika pada 2001, sering menggunakan wen mereka untuk mengeluarkan serangan kata-kata terhadap Washington dan pemerintah Kabul.

Sekitar 57 ribu tentera Amerika ditempatkan di Afghanistan. Sebahagian besar dari mereka akan ditarik keluar pada akhir tahun depan.
Kelumpuhan pemerintah Amerika mengakibatkan ratusan ribu pegawai negeri dirumahkan tanpa gaji setelah Kongres gagal meloloskan anggaran untuk tahun 2014, yang dimulai pada 1 Oktober lalu.
sumber:merdeka.com

No comments:

Post a Comment