Friday, October 4, 2013

Warga Kristian Bangladesh dipaksa tutup gereja dan masuk Islam ?

Reporter : Pandasurya Wijaya 3 Okt 2013
Warga Kristen Bangladesh dipaksa tutup gereja dan masuk Islam
 
Ilustrasi Gereja. slate.com ©2012 Merdeka.com

Pemerintah tempatan di Desa Bilbathuagani, wilayah Tangail, Bangladesh, menghentikan pembangunan sebuah gereja di wilayah mereka dan memaksa umat Kristian di sana masuk Islam.

Pemerintah lokal juga memaksa mereka beribadah di masjid dan mengancam akan mengusir mereka jika tidak berpindah keyakinan, seperti dilansir christiantoday.com, Khamis (3/10).

Pembangunan gereja Tangail yang  lokasinya sekitar seratus kilometer sebelah utara Ibu Kota Dhaka, itu dimulai sejak 8 September lalu. Gereja itu dibangun oleh sekitar 25 warga Kristian yang telah mengadakan rapat diam-diam selama tiga tahun.

Lima hari setelah gereja mulai dibangun, Ksetua Kampung Rafiqul Islam Faruk bersama sekitar dua ratus penunjuk perasaan berdemo memprotes pembangunan gereja itu.

Sehari kemudian warga Kristian dipanggil ke pejabat Ketua Kampung. Sekitar seribu warga muslim berkumpul di luar pejabat desa.

Makrum Ali, 32, warga Kristian di desa itu mengaku dipaksa masuk Islam.

"Ketua Kampung dan imam masjid bertanya saya kenapa beragama Kristian. Jika saya tidak masuk Islam maka mereka akan memukul  saya, membakar rumah, dan mengusir saya," kata Ali. Kerana ketakutan, dia pura-pura mengaku masuk Islam. merdeka.com

No comments:

Post a Comment