Friday, December 13, 2013

Media AS Sebut Obama Mesti Minta Maaf Kepada Isteri, Rakyat dan Dunia

13 Dis 2013 
 
 National Post/@KarlreMarks

Washington - Perbincangan insiden foto selfie Presiden Amerika Syarikat Barack Obama tidak berakhir dengan mudah. Media AS menyebut Obama harus meminta maaf kepada isterinya, Michelle, kepada rakyat AS dan juga kepada dunia atas perilakunya yang tidak sesuai dengan jawatannya sebagai ketua negara.

Media AS, New York Post, Jumaat 13 Disember menyatakan, perilaku Obama ketika menghadiri upacara mengenang Nelson Mandela di Johannesburg, Afrika Selatan itu sangat buruk. Di hadapan 91 pemimpin dan tokoh dunia serta puluhan ribu warga Afrika Selatan , Obama dianggap berperilaku kurang sesuai.

Media ini bahkan menyebut Obama sibuk menggoda, tertawa seksi, bahkan asyik berbisik dengan Perdana Menteri Denmark, Helle Thorning-Schmidt. Obama terlihat lebih fokus berbual dengan PM Denmark dan terkesan mengabaikan isterinya yang duduk di sebelahnya.

Menurut New York Post, foto-foto yang beredar memancing dunia untuk berkomentar dan menilai perilaku Obama yang seorang pemimpin negara adidaya dunia. Terlebih acara yang dihadirinya merupakan acara mengenang pemimpin besar Mandela yang meninggal pada usia 95 tahun, yang jelas-jelas menjadi pusat perhatian dunia.

Obama sendiri menyebut Mandela sebagai sumber inspirasinya, yang dia bandingkan dengan pemimpin besar lain seperti Abraham Lincoln, Mahatma Gandhi, dan Dr Martin Luther King. Namun sebagai seorang presiden AS yang tampil di hadapan publik, Obama malah terlihat seperti sibuk bercengkerama dengan seorang wanita yang juga seorang ketua pemerintahan Denmark dan telah berkeluarga.

New York Post menyebutnya sangat tidak pantas.

Rumah Putih sendiri enggan mengomentari hal ini. Pemerintah AS tampaknya tidak terlalu peduli dengan isu yang menjadi perhatian dunia ini. Namun rakyat AS, sebut New York Post, tidak akan dapat dengan mudah melupakan begitu saja perilaku pemimpin mereka yang gajinya dibayar dari cukai yang mereka bayarkan setiap tahunnya.

Obama harus memberi penjelasan kepada wanita yang dinikahinya, kepada kedua puterinya, kepada rakyat Afrika Selatan dan rakyatnya sendiri. "Dia berhutang maaf pada dunia," tulis New York Post dalam artikelnya bertajuk "Flirty Obama owes us an apology".

No comments:

Post a Comment