23 Dis 2013
Bunuh diri. shutterstock
Merdeka.com - Suami
isteri warga negara China melakukan percubaan bunuh diri. Sang suami
Xiang Tao alias Hue Bei dan isterinya Yang An Li (Hue Bei) mencuba bunuh
diri dengan menggunakan pisau di pejabat UNHCR bangunan Ravindo Jalan Kebon
Sirih Raya, Menteng, Jakarta Pusat.
"Kejadian pukul 16.00 WIB, di pejabat UNHCR Bangunan Ravindo Jalan Kebon Sirih Raya, adanya percubaan bunuh diri yang akan dilakukan oleh sepasang suami Isteri warganegara China," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, Isnin (23/12).
Menurut Rikwanto, ketika kejadian suami isteri ini juga bersama anaknya Xiang Yang Guang YU yang masih berusia 3 tahun. "Posisi isteri memegang sebilah pisau dapur dilekatkan pada lengan kirinya," ujar Rikwanto.
Polis yang mendapat laporan langsung menuju TKP dan berusaha memujuk keduanya. "Anggota Polis Menteng dan Polis Metro Jakpus berusaha untuk negosiasi dengan pelaku dengan transleter dari staf UNHCR," terang Rikwanto.
Setelah melewati usaha pujuk rayu yang sangat dramatis, suami isteri itu lalu mau menanggalkan pisau yang digenggamnya. Keduanya lalu minta dipesankan teksi untuk pulang.
Namun hingga kini belum diketahui alasan suami isteri itu melakukan bunuh diri. Belum jelas juga hubungan keduanya dengan pihak UNHCR.
"Kejadian pukul 16.00 WIB, di pejabat UNHCR Bangunan Ravindo Jalan Kebon Sirih Raya, adanya percubaan bunuh diri yang akan dilakukan oleh sepasang suami Isteri warganegara China," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, Isnin (23/12).
Menurut Rikwanto, ketika kejadian suami isteri ini juga bersama anaknya Xiang Yang Guang YU yang masih berusia 3 tahun. "Posisi isteri memegang sebilah pisau dapur dilekatkan pada lengan kirinya," ujar Rikwanto.
Polis yang mendapat laporan langsung menuju TKP dan berusaha memujuk keduanya. "Anggota Polis Menteng dan Polis Metro Jakpus berusaha untuk negosiasi dengan pelaku dengan transleter dari staf UNHCR," terang Rikwanto.
Setelah melewati usaha pujuk rayu yang sangat dramatis, suami isteri itu lalu mau menanggalkan pisau yang digenggamnya. Keduanya lalu minta dipesankan teksi untuk pulang.
Namun hingga kini belum diketahui alasan suami isteri itu melakukan bunuh diri. Belum jelas juga hubungan keduanya dengan pihak UNHCR.
No comments:
Post a Comment