Friday, December 20, 2013

Tolong, Hentikan Perawatan Anakku Supaya Dia Boleh Merayakan krismas

20 Desember 2013
 
(C) dailymail.co.uk
Vemale.com - Naluri seorang ibu, biasanya yang paling dapat  mengetahui apa yang terbaik untuk anaknya. Oleh kerana itu, seorang ibu kadangkala mengambil keputusan yang mungkin tak akan pernah diduga demi kebaikan anaknya.

Inilah yang terjadi pada Jolene Coomber. Di saat anaknya yang baru berusia 3 tahun, Isabella, disahkan kanser, hari-harinya dipenuhi rasa sedih kerana harus melihat sang anak menjalani perawatan yang luar biasa menyiksa. Apalagi anaknya masih kecil, belum sanggup menahan rasa sakit akibat pengubatan yang harus ditanggungnya.

Operasi, jarum suntik dan infus, itu semua meragut rona ceria di wajah anaknya. Seluruh keluarga tahu, gadis kecil ini tak akan dapat memenangkan peperangannya menentang kanser. Namun setidaknya sebelum Krismas tiba, gadis kecilnya mendapatkan senyum keceriaan itu kembali. Maka sang ibu pun mengambil keputusan yang mungkin berat, namun lebih baik daripada anaknya menderita.

(c) dailymail.co.uk 
(c) dailymail.co.uk
Jolene meminta doktor mencabut dan menghentikan  rawatan yang diberikan pada Isabella. Jolene bukan sedang putus asa dengan keadaan anaknya. Tapi, dia ingin anaknya dapat merayakan krismas dengan ceria dan bahagia. Kerana mungkin, ini adalah Krismas terakhir bagi  puterinya.

Lebih baik Isabella menikmati Krismas bersama keluarganya, daripada dia merasa kesakitan. "Dia mungkin tak akan berumur panjang, oleh kerana itu waktu kami terlalu berharga untuk melihatnya kesakitan. Dia pantas mendapatkan keceriaan dan kebahagiaan ketika Krismas nanti," kata sang ibu.

(c) dailymail.co.uk 
(c) dailymail.co.uk
Isabella punya satu permintaan ketika Krismas nanti pada Sinterklaus. Ia ingin dapat melihat karakter kegemarannya di Disneyland Paris. Namun kerana biaya pengubatan begitu mahal, maka Jolene berusaha membuka sebuah program amal. Dalam momen-momen seperti ini, Jolene berusaha menyenangkan anaknya seboleh mungkin.

Sepanjang hidupnya, Isabella terseksa oleh kemoterapi dan pengubatan demi mengusir penyakit kanser itu. Namun sayang, kesembuhan tak kunjung datang. Sebagai seorang ibu, Jolene ingin anaknya merasakan kebahagiaan di sisi keluarganya. Tak ada yang tahu bila   hari itu akan datang bagi Isabella, yang penting kebahagiaan akan selalu diusahakan oleh sang ibu.

Pengorbanan dan ketegaran Jolene sebagai seorang ibu benar-benar mengharukan dan menyentuh hati. Semoga impian kecil Isabella boleh terwujud dan bila diizinkan sebuah keajaiban, semoga dia diberi kesembuhan. Namun yang paling penting, semoga keduanya selalu bahagia.

1 comment: