Gambar hiasan
New Delhi - Empat lelaki di India
dibakar hidup-hidup sebagai hukuman atas tindakan pencurian yang mereka
lakukan. Lelaki-lelaki ini mencuri ternakan milik geng penjenayah setempat
sehingga akhirnya dibunuh.
Jasad keempat lelaki tersebut ditemui dalam kondisi hangus di sebuah desa yang ada di wilayah Benggala Barat, dekat dengan perbatasan Bangladesh pada Ahad (2/2) malam. Demikian seperti dilansir AFP, Isnin (3/2/2014).
Polis setempat menuturkan, jasad dua korban ditemui di dalam van yang juga hangus terbakar. Di dalam van itu, juga ditemui seekor lembu yang mereka curi. Dua jasad korban lainnya ditemukan dekat van tersebut.
"Jasad tersebut memiliki bekas luka di bahagian kepala dan sejumlah bahagian tubuh lainnya. Kami menduga bahawa keempat lelaki ini dipukuli sebelum dibakar hidup-hidup," terang polis setempat bernama Jagmohan.
"Dua jasad di antaranya terbakar hingga tidak dapat dikenali sedangkan dua jasad lainnya hanya hangus sebahagian," imbuhnya.
"Penyiasatan awal mengungkapkan bahawa insiden ini merupakan pertikaian antara dua kelompok penyelundup ternakan yang saling bermusuhan," sebut Jagmohan.
Belum ada penangkapan pelaku terkait insiden yang terjadi di desa Balaram jote, sekitar 620 km dari Kalkuta ini. Polis masih melakukan penyisatn mendalam atas kes ini.
"Jasad mereka telah dibawa ke rumah sakit setempat untuk bedahsiasat," terang Jagmohan.
Tindakan pencurian ternak cukup marak terjadi di wilayah tersebut. Biasanya ternak-ternak tersebut kemudian diselundupkan ke Bangladesh melalui perbatasan.
Jasad keempat lelaki tersebut ditemui dalam kondisi hangus di sebuah desa yang ada di wilayah Benggala Barat, dekat dengan perbatasan Bangladesh pada Ahad (2/2) malam. Demikian seperti dilansir AFP, Isnin (3/2/2014).
Polis setempat menuturkan, jasad dua korban ditemui di dalam van yang juga hangus terbakar. Di dalam van itu, juga ditemui seekor lembu yang mereka curi. Dua jasad korban lainnya ditemukan dekat van tersebut.
"Jasad tersebut memiliki bekas luka di bahagian kepala dan sejumlah bahagian tubuh lainnya. Kami menduga bahawa keempat lelaki ini dipukuli sebelum dibakar hidup-hidup," terang polis setempat bernama Jagmohan.
"Dua jasad di antaranya terbakar hingga tidak dapat dikenali sedangkan dua jasad lainnya hanya hangus sebahagian," imbuhnya.
"Penyiasatan awal mengungkapkan bahawa insiden ini merupakan pertikaian antara dua kelompok penyelundup ternakan yang saling bermusuhan," sebut Jagmohan.
Belum ada penangkapan pelaku terkait insiden yang terjadi di desa Balaram jote, sekitar 620 km dari Kalkuta ini. Polis masih melakukan penyisatn mendalam atas kes ini.
"Jasad mereka telah dibawa ke rumah sakit setempat untuk bedahsiasat," terang Jagmohan.
Tindakan pencurian ternak cukup marak terjadi di wilayah tersebut. Biasanya ternak-ternak tersebut kemudian diselundupkan ke Bangladesh melalui perbatasan.
No comments:
Post a Comment