Monday, February 24, 2014

Dua lelaki bersaing agar 'anggota terakhirnya' dipamerkan di museum

24 Februari 2014

Merdeka.com - Museum alat kelamin di Ibu Kota Reykjavik, Island , mendapat derma alat kelamin dari manusia. Ada dua lelaki kini bersaing agar kelaminnya boleh masuk menjadi benda dipamerkan di tempat itu.

Web  indiatoday.com melaporkan, Isnin (24/2), keduanya yakni Pall Arason setuju mempamerkan kelaminnya setelah mereka meninggal. Arason tiada pada 2011 dan kini kelamin dia tersimpan rapi di museum namun belum terpilih untuk dipamerkan.
Satu peserta lagi bernama Tom Mitchell, kini masih hidup. Dia bahkan lebih berani sebab ingin mengamputasi kelaminnya beberapa waktu ke depan dan menampilkan simbol kejantanan lelaki itu di museum ini.

Persaingan kedua lelaki asal Amerika Syarikat itu didokumentasikan dalam film dokumentari berjudul Anggota Terakhir bakal tayang di seluruh negara.
Mitchell disebut-sebut bakal memenangi persaingan alat kelamin yang bakal direkrut menjadi benda selanjutnya mengisi museum. Kelamin milik lelaki itu dihiasi tato bendera Amerika. "Dia juga orang yang meyakini kelaminnya merupakan organ terpisah dari tubuhnya," jelas wakil sutradara film Anggota Terakhir Zach Math.

Mitchell mengatakan dia ingin kelaminnya tersohor sejagat dan boleh jadi beberapa waktu ke depan dia boleh mewujudkannya.
Museum kelamin sudah mengumpul pelbagai jenis kelamin banyak makhluk hidup kecuali manusia. Film Anggota Terakhir ini diyakini bakal seru sebab keduanya menjadi orang-orang pertama mendermakan kelamin  mereka untuk menjadi benda koleksi.

No comments:

Post a Comment