Thursday, May 15, 2014

Bayi 15 bulan jatuh dari tingkat 11, selamat

 15/5/14

 Jatuh dari lantai 11, bayi 15 bulan di Amerika ini masih selamat
Bayi. ©2013 Merdeka.com
 
 
  • T
  •  

 Seorang bayi laki-laki berusia 15 bulan masih selamat meskipun terjatuh dari balkoni tingkat   sebelas di apartemen orang tuanya di Kota Minneapolis, Negara   Minnesota, Amerika Syarikat.

Musa Dayib telah digelar 'bayi ajaib' setelah selamat dari kematian, meskipun tergelincir melalui pagar balkoni dan terjatuh, seperti dilansir   Asia One, Khamis (15/5).
Selain patah di bahagian kedua lengan, tulang punggung dan tulang rusuknya, Dayib juga mengalami gegar otak dan harus bernafas melalui ventilator. Meski berada dalam keadaan kritikal tapi stabil, dia diharapkan dapat bertahan hidup.

Dayib tampaknya berhasil selamat setelah mendarat di tempat yang lembut yakni di area yang banyak bahan-bahan seperti jerami dan dedaunan di bahagian permukaan tanahnya.
"Jika anda dan saya jatuh setinggi itu, kita akan meninggal," kata Tina Slusher dari unit perawatan intensif pediatrik di Rumah Sakit Hennepin County Medical Center, seperti dikutip akhbar the Star Tribune.

"Dia masih bayi dan mereka cenderung lebih fleksibel serta lentur daripada anda dan saya. Selain itu, ini merupakan kurnia nyata dari Tuhan yang dibuatNya kerana bayi itu jatuh dari tempat yang tinggi," lanjut dia.
Akhbar the Star Tribune mengatakan anak laki-laki itu, dari keluarga komuniti Amerika keturunan Somalia di Minneapolis, jatuh dari balkoni apartemen keluargannya sekitar pukul 20.00 Ahad kemarin waktu setempat (pukul 08.00 Isnin WIB).

"Ketika orang melihat dia selamat, tidak ada yang percaya dengan hal itu," ujar pegiat komuniti lokal, Abdirizak Bihi, yang turut menghabiskan waktu di rumah sakit bersama keluarga anak itu tiga hari lalu.
Paman anak itu, Abdirahim Ahmed, mengatakan kepada stesyen televisyen NBC bahawa dirinya khuatir terhadap orang tua Dayib.
"Saya merasa abang saya dan isterinya tidak akan pulih dari insiden ini. Mereka benar-benar menyiksa diri mereka sendiri," ucap dia.

Ibu Dayib saat itu sedang menjalankan tugas di dekatnya, sementara ayahnya mengawasi Dayib dan kakaknya berusia tiga tahun. Namun, ayah Dayib ketika itu ingin mengambil sesuatu di ruangan lainnya, dan ketika itu puterinya yang lain langsung berlari dan mengatakan adiknya jatuh.
"Itu berlangsung kurang dari satu minit," jelas Bihi. Dia menambahkan bahawa anak itu yang tampaknya telah membuka pintu balkoni.

Slusher mengatakan masih terlalu awal untuk menyatakan apakah Dayib akan menderita komplikasi jangka panjang akibat insiden itu. Tetapi Dayib kemungkinan sudah boleh keluar dari rumah sakit dalam beberapa minggu mendatang.
"Saya berharap dia bertahan hidup," ujarSlusher. "Ini menakjubkan."
Pemilik gedung dan manajer apartemen itu mengatakan semua balkoni telah lulus inspeksi ketika bangunan dengan 1.303 unit itu mengalami renovasi sebesar Rp 744,1 miliar pada 2011-2012.

Sekitar setengah dari unit di apartemen dengan nama Riverside Plaza itu dilengkapi balkoni. Namun, para pengguna menyarankan agar pihak apartemen memasang tambahan kunci atau kait untuk keselamatan pintu yang terbuka ke balkoni.Merdeka.com -

No comments:

Post a Comment