25/8/14

Surat khabar the huffington Post melaporkan, Isnin (25/8), Richard
Gibson berarti sudah hampir empat dekade menyimpan potongan kukunya dan
diletakkannya dalam satu toples. "Saya ingat masih memiliki seperangkat
alat memotong kuku dan hingga kini sangat awet, juga kukunya," ujar
Gibson.
Lelaki 58 tahun itu tidak menghitung berapa banyak potongan kuku
dalam toples namun dia memperkirakan jumlahnya ratusan. Menurut Gibson
tak mudah baginya mengumpul potongan kuku. Musuh terbesar dia yakni
sang isteri. "Dia selalu menyembunyikan toples-toples kuku saya ketika
tamu datang," katanya.
Namun dia yakin sang isteri akan berubah sikap ketika melihat Gibson
menjadi foto sampul majalah bulanan Ripley's Percaya atau Tidak edisi
bulan depan. Hingga kini koleksinya mencapai 750 toples potongan kuku.
Merdeka.com
No comments:
Post a Comment