4 Agustus 2014

Dalam foto yang diunggah ke laman mikroblog Weibo ini terlihat seorang
nelayan membawa ikan jerung paus di atas sebuah kenderaan keliling kota
sebelum dijual ke pasar kota XIangzhi.
BEIJING, Seorang nelayan China begitu
bangga setelah sukses menangkap seekor ikan raksasa sehingga dia
mengarak hewan tangkapannya itu keliling kota sebelum menuju ke pasar.
Sayangnya, nelayan itu nampaknya tidak sedar dia telah menangkap seekor ikan paus yang sangat langka. Foto-foto ikan paus langka yang diarak keliling kota Xiangzhi, provinsi Fujian, China itu diunggah ke media sosial Weibo dan memicu beragam komentar.
Sang nelayan, Cai Chengzhu kepada laman berita News 163 mengatakan dia dan anak buahnya sedang mengangkat jala mereka dari laut saat melihat lubang besar di salah satu sisi jala itu dan melihat ikan raksasa itu berada di dalam jala.
"Kami yakin seekor ikan raksasa merosak jaring dan masuk ke dalam jala untuk menyantap ikan yang kami tangkap," kata Cai.
Dia menambahkan, ikan besar itu meronta-ronta berusaha melepaskan diri namun ikan itu mati tak lama kemudian. Akhirnya, Cai dan kawan-kawannya membawa ikan itu ke darat.
"Saat kami boleh membebaskannya, sayangnya ikan itu telanjur mati. Kami sudah berusaha membebaskan ikan itu. Dan kerana sudah mati maka sayang jika disia-siakan," tambah Cai.
Cai kemudian merancang menjual ikan raksasa itu dengan harga 3.500 dolar AS di pelelongan ikan di Xiangzhi.
Meski di China, ikan jerung paus masuk dalam katagori hewan langka sehingga ilegal bagi siapapun memperjualbelikannya, namun fakta ikan itu sudah mati boleh saja mengubah situasi.
"Saya meminta kepada petugas pelelangan ikan untuk memeriksanya. Dan mereka mengatakan kerana ikan itu sudah mati maka kami berhak menjualnya," kata Cai.KOMPAS.com
Sayangnya, nelayan itu nampaknya tidak sedar dia telah menangkap seekor ikan paus yang sangat langka. Foto-foto ikan paus langka yang diarak keliling kota Xiangzhi, provinsi Fujian, China itu diunggah ke media sosial Weibo dan memicu beragam komentar.
Sang nelayan, Cai Chengzhu kepada laman berita News 163 mengatakan dia dan anak buahnya sedang mengangkat jala mereka dari laut saat melihat lubang besar di salah satu sisi jala itu dan melihat ikan raksasa itu berada di dalam jala.
"Kami yakin seekor ikan raksasa merosak jaring dan masuk ke dalam jala untuk menyantap ikan yang kami tangkap," kata Cai.
Dia menambahkan, ikan besar itu meronta-ronta berusaha melepaskan diri namun ikan itu mati tak lama kemudian. Akhirnya, Cai dan kawan-kawannya membawa ikan itu ke darat.
"Saat kami boleh membebaskannya, sayangnya ikan itu telanjur mati. Kami sudah berusaha membebaskan ikan itu. Dan kerana sudah mati maka sayang jika disia-siakan," tambah Cai.
Cai kemudian merancang menjual ikan raksasa itu dengan harga 3.500 dolar AS di pelelongan ikan di Xiangzhi.
Meski di China, ikan jerung paus masuk dalam katagori hewan langka sehingga ilegal bagi siapapun memperjualbelikannya, namun fakta ikan itu sudah mati boleh saja mengubah situasi.
"Saya meminta kepada petugas pelelangan ikan untuk memeriksanya. Dan mereka mengatakan kerana ikan itu sudah mati maka kami berhak menjualnya," kata Cai.KOMPAS.com
| Editor | : Ervan Hardoko |
| Sumber | : news.com.au |
No comments:
Post a Comment