11/8/14
PBB: pemulihan Gaza capai 4.8 billion
poundsterling(Foto: Reuters)
GAZA - Konflik antara Israel dan Hamas telah
menyebabkan luluh lantahnya Kota Gaza. Diprediksi untuk kembali
memulihkan kondisi seluruh infrastruktur di Gaza akan mencapai berbilion ringgit.
Melansir dari Sky News, Isnin (11/8/2014), Persekutuan Bangsa - Bangsa (PBB) mengatakan, setidaknya dana yang diperlukan untuk membangun Kota Gaza akan menelan biaya sekira 4.8 billion poundsterling
Dana yang diperlukankan jelas begitu besar mengingat pertempuran tersebut telah menyebabkan 10,000 rumah milik penduduk awam hancur. Sejauh ini, tercatat korban jiwa pun sudah mencapai sebanyak 2,000 orang.
Ketika ini, Israel dan Hamas telah sepakat kembali melakukan gencatan senjata selama 72 jam atau sekitar tiga hari. Gencatan tersebut akan dimulai pada Isnin 11 Ogos 2014.
Setiausaha Agong PBB, Ban Ki-moon, berharap kesepakatan yang dilakukan antara Israel dan Hamas tersebut mampu memberikan kesempatan terwujudnya gencatan senjata secara kekal. Harapan ini muncul menyusul banyak jumlah korban penduduk awam yang diakibatkan konflik antara dua belah pihak tersebut.(ang) (rhs)okezone
Melansir dari Sky News, Isnin (11/8/2014), Persekutuan Bangsa - Bangsa (PBB) mengatakan, setidaknya dana yang diperlukan untuk membangun Kota Gaza akan menelan biaya sekira 4.8 billion poundsterling
Dana yang diperlukankan jelas begitu besar mengingat pertempuran tersebut telah menyebabkan 10,000 rumah milik penduduk awam hancur. Sejauh ini, tercatat korban jiwa pun sudah mencapai sebanyak 2,000 orang.
Ketika ini, Israel dan Hamas telah sepakat kembali melakukan gencatan senjata selama 72 jam atau sekitar tiga hari. Gencatan tersebut akan dimulai pada Isnin 11 Ogos 2014.
Setiausaha Agong PBB, Ban Ki-moon, berharap kesepakatan yang dilakukan antara Israel dan Hamas tersebut mampu memberikan kesempatan terwujudnya gencatan senjata secara kekal. Harapan ini muncul menyusul banyak jumlah korban penduduk awam yang diakibatkan konflik antara dua belah pihak tersebut.(ang) (rhs)okezone
No comments:
Post a Comment