Tuesday, November 11, 2014

Festival pondan ( hijra) di Bangladesh meriah

11 November 2014  
Hijras (transgender)  get ready backstage before the Hijra talent show, part of the first ever event called Hijra Pride 2014, on November 10, 2014 in Dhaka, Bangladesh.  In 2013 Bangladesh officially recognized Hijras as a third gender, though homosexuality still remains illegal. Despite these strides Hijras continue to face violence and harassment as part of their daily life in Bangladesh.
Zimbio.com

Pawai transgender di Dhaka

Festival diadakan tepat satu tahun sejak kaum transgender diakui sebagai gender ketiga di Bangladesh.
Festival transgender atau hijra (pondan) selama tiga hari telah mencapai puncaknya di ibu kota Bangladesh, Dhaka.
Mereka antara lain mengadakan perarakan dan orasi di sejumlah tempat. Acara yang disebut Hijra Pride itu dihadiri oleh seorang asisten khusus perdana menteri.
Mengenakan kain sari berwarna-warni dan mengusung sepanduk menuntut persamaan hak, ratusan waria berparade.

Festival diadakan tepat satu tahun setelah pemerintah Bangladesh mengakui hijra sebagai jenis kelamin ketiga untuk mengisi pasport dan kad identiti.
Namun, seperti dilaporkan oleh wartawan BBC untuk Asia Selatan Charles Haviland, para pemimpin komuniti waria dan pendukung mereka mengatakan persamaan hak belum dicakup dalam hukum.

Pemerintah Bangladesh menyebutkan terdapat 15,000 hijra, tetapi kelompok-kelompok HAM mengatakan jumlah hijra lebih tinggi dari perkiraan pemerintah.
Hijra biasanya terlahir sebagai laki-laki tetapi memainkan peranan sebagai perempuan dalam masyarakat atau menjalani pembedahan  kelamin, lapor Haviland.

Negara lain di Asia Selatan yang telah mengakui transgender sebagai jenis kelamin ketiga adalah India setelah diputuskan Mahkamah Agung.
sumber: Zimbio.com

No comments:

Post a Comment