Sunday, November 30, 2014

Harga minyak dunia turun, Presiden Venezuela rela potong gaji

30/11/14

Harga minyak dunia turun, Presiden Venezuela rela potong gaji
Presiden Venezuela Nicolas Maduro. ©radiofides.com 
 Presiden Venezuela, Nicolas Maduro merancang mengurangkan gaji bulanannya. Kebijakan ini juga akan diterapkan pada menteri-menteri, serta pegawai tinggi lainnya. 

Langkah itu dilakukan, lantaran harga minyak dunia sedang turun drastik di bawah USD 70 per barel. Sementara penerimaan devisa Venezuela mayoriti berasal dari sektor migas.
"Ini adalah ujian komitmen bagi saya dan anggota pemerintah lainnya," kata Maduro seperti dilansir Today Online, Sabtu (29/11).

Maduro yang terpilih dalam pemilihan umum menggantikan mendiang Hugo Chavez mengakui perekonomian negara sosialis itu sedang tidak sehat. Tahun ini, beberapa hutang luar negeri Venezuela juga jatuh tempo sehingga memperunyam keadaan.

Dia mengatakan segera menerbitkan keppres, sebagai dasar hukum pembentukan pasukan yang mengkaji pengurangan gaji para pegawai Venezuela.
"Saya sudah memerintahkan gaji menteri dan direksi BUMN untuk dipangkas, dan itu harus dimulai dari gaji presiden," kata Maduro.

Harga minyak dunia junam ke posisi terendah multi-tahun baru pada Jumaat (Sabtu pagi WIB), setelah kartel pengeluar minyak OPEC memutuskan untuk mempertahankan pagu produksinya ketika pasar kelebihan pasokan minyak.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari, ditutup pada USD 66.15 per barel di New York Mercantile Exchange, jatuh USD 7.54 dari harga penutupan Rabu. Itu penutupan WTI terendah sejak September 2009.
sumber: Merdeka.com

No comments:

Post a Comment