11/11/14
Laba-laba ganas. ©2014 PLOS ONE
Nenek 60 tahun meninggal dunia akibat tangannya digigit seekor labah-labah. Hal ini disahkan oleh keluarganya.
Wanita malang itu bernama Pat Gough-Irwin, digigit oleh jenis
laba-laba paling berbisa di UK ketika sedang berada di rumahnya, di kota
Hapshire, England. Setelah digigit, tangannya terus terasa sakit hingga
akhirnya jarinya terpaksa dipotong .
Namun, seminggu setelah jarinya dipotong, nenek ini meninggal dunia
di rumah sakit, pada Jumaat (7/11). Ketua rumah sakit ketika ini sedang
melakukan penyelidikan terhadap labah-labah yang menyebabkan Pat meninggal
dunia. Kerana ini merupakan kematian pertama di UK yang disebabkan
oleh labah-labah.
Seperti yang dikatakan salah satu anak dari Pat, Julie Lungley (43)
kepada surat khabar The Mail, "Ia (Pat) seperti mati rasa dan benar-benar
terkejut."
Jari Pat dipotong pada 1 November lalu, tapi keluarganya mengatakan
dia terlihat bingung dan seperti berhalusinasi. Kondisinya menurun
sebelum akhirnya meninggal dunia.
Sebelumnya, ibu berusia 45 tahun digigit oleh labah-labah dengan jenis
yang sama. Setelah digigit, dia merasa seperti terkena influenza dan
bekas gigitan laba-laba itu membentuk steroid, semacam bekas luka akibat
jahitan.
Sebagai maklumat, labah-labah jenis false widow memang merupakan salah
satu labah-labah yang berbisa. Namun, baru kali ini gigitan labah-labah
tersebut sampai menghilangkan nyawa seseorang.
Apalagi labah-labah jenis ini banyak berkeliaran di rumah-rumah di UK.
sumber: Merdeka.com
No comments:
Post a Comment