5/12/14
Jacques van der Sandt. Daily Mail
Pemain
golf muda, Jacques van der Sandt, mati digigit seekor buaya di Tasik
Panic, Taman Nasional Kruger, Afrika Selatan. Lelaki berusia 29 tahun ini
ditarik masuk ke dalam air oleh buaya tersebut, Rabu (3/12) malam, ketika
sedang mengambil bola golf dekat tasik (danau) itu.
Jasadnya baru ditemui keesokan harinya, Khamis (4/12) pagi, dengan kondisi bekas gigitan di punggung dan dada.
Anggota polis setempat mengatakan buaya tersebut menyerang ketika Sandt sedang mencari bola di dalam air. Sebelumnya Sandt dan seorang temannya bermain golf di Klub Golf Skukuza. Permainan golf itu melintasi Danau Panic di taman tersebut.
"Seorang lelaki menantang yang lain untuk melihat siapa yang boleh mendapatkan bola paling banyak," ujar jurucakap Polis Skukuza, Oubass Coetzer, seperti dilansir surat khabar Daily Mail, Jumaat (5/12).
Jurucakap Taman Nasional Kruger mengamini peristiwa itu. Menurutnya peristiwa itu terjadi ketika sebuah kelompok anak muda sedang berjalan-jalan di sekitar danau setelah bermain golf.
"Hal itu mungkin terjadi lantaran buaya yang ada di sana terkejut dengan kedatangan kelompok tersebut dan menangkap korban, lalu dibawa ke bawah air," ujar jubir Taman Nasional Kruger.
Sandt dibunuh pukul 10 waktu setempat. Namun, ketika ditemui tubuhnya tidak dicabik-cabik seperti dimakan buaya. Hanya ada luka bekas gigitan di punggung dan dadanya.
Sandt ternyata membesar di taman tersebut lantaran orang tuanya bekerja di sana. Sandt anak dari Schalk dan Lorretha van der Sandt. Mereka berdua bekerja di taman itu sejak 1992. Namun ketika ini ayah Sandt sudah bersara.
sumber: Merdeka.com
No comments:
Post a Comment