Selasa, 2 Disember 2014
MIAMI - Seorang doktor di
Amerika Syarikat, terpaksa membayar mahal atas gurauannya. Dia didenda
sebanyak 116 ribu Dollar Singapura lantaran membuat laporan palsu ancaman
bom diLapangan Terbang Miami.
Seperti dikutip dari Asiaone.com, Selasa (2/12/2014), Dr Manuel
Alvarado (60), ditangkap pihak keselamatan, akibat membuat pernyataan
bahawa dirinya membawa bom C4 ketika menjalani pemeriksaan anggota keselamatan lapangan terbang, 22 Oktober 2014.
Ketika itu dia hendak terbang dari Avianca menuju Bogota, Venezuela.
Menurut kuasa hukumnya, Brian Bieber Alvarado sempat membetulkan
pernyataannya dan mengatakan dia hanya bercanda.
"Dia sangat menyesal. Dia tidak punya niat membuat orang lain
ketakutan. Dia membuat kesalahan terburuk dalam hidupnya," kata Bieber.
Akibat perbuatannya, otoriti Lapangan Terbang Miami,
harus melakukan evakuasi besar-besaran, menunda semua jadual
penerbangan, dan meminta polis penjinak bom untuk melakukan penyisiran.
Alvarado diwajibkan membayar denda setelah menyepakati perjanjian
dengan pendakwa bahawa dia akan dituduhkan hanya membuat ancaman bom
palsu dan perbuatan jenayah.
Sekali dia membayar dendanya, maka pakar bedah itu dapat kembali ke rumahnya.(asiaone.com)
sumber: TRIBUNNEWS.COM
No comments:
Post a Comment