2/12/14
Liu Lingchao. ©Daily Mail
Liu
Lingchao, 39 tahun, lelaki dari China berjalan kaki selama tiga hari
menggendong rumahnya menuju Kota Liuzhou. Dia bermaksud menjual sampah
yang berhasil dia kumpulkan dengan menjadi pemulung.Kerana bentuk rumahnya yang mirip siput dia digelar Manusia Siput, seperti dilansir surat khabar the Daily Mail, Isnin (1/12).
Meski hanya menjadi pemulung namun penghasilan Liu cukup untuk hidupnya sehari-hari.
Ketika berada di kota dia tidur di dalam rumah siputnya yang lebih mirip khemah itu.
"Hidup saya hancur berantakan enam tahun lalu ketika saya kehilangan pekerjaan setelah ayah meninggal dan pernikahan saya juga bubar. Isteri saya pergi meninggalkan saya," kata Liu.
Dia akhirnya menyedari harus mengakhiri rasa depresinya dan mulai mencari nafkah.
"Yang paling memungkinkan adalah menjadi pemungut barang terpakai. Kota adalah tempat paling bagus buat menjadi pemulung. Tapi ongkos dan biaya menginapnya membuat keuntungan dari memulung sedikit."
Akhirnya Liu mengakali situasi itu dengan membuat rumah yang boleh dia gendong sambil berjalan. Warga setempat yang melihat perbuatan Liu sering hilir mudik di kota lalu mengelarnya lelaki Siput.
"Itu bererti saya tidak perlu keluar biaya menginap dan pengangkutan," ujar Liu.
"Bahkan kini saya boleh dapat wang dari hasil orang berfoto dengan rumah siput saya. Saya bilang kepada mereka, 'meski kecil ini rumah saya dan cukup berguna'.
sumber: Merdeka.com
No comments:
Post a Comment