6/12/14
keith martin. ©2014 Merdeka.com
Lelaki
terberat di dunia yang berasal dari Britain meninggal pada Mac lalu. Keith
Martin yang memiliki berat 444 kilogram ini meninggal akibat pneunomia,
penyakit paru-paru dimana paru-parunya diserang semacam virus, bakteria
atau kulat. Martin meninggal di usia 44 tahun dan hanya berselang
delapan bulan pasca dirinya melakukan pembedahan pembuangan lemak.
Dilansir dari surat khabar Mirror, pada Khamis (5/11), pakar bedah yang mencuba menyelamatkan nyawanya melalui pembedahan pembuangan lemak menganjurkan pemerintah untuk menaikkan harga/cukai makanan segera
Menurutnya, makanan tersebut menyebabkan kegemukan pada seseorang, dan contoh kesnya adalah Keith Martin. Martin boleh memakan sejumlah besar makanan segera, dari makanan tersebut, dia boleh mengkonsumsi 20,000 kalori setiap hari, bahkan boleh makan hingga 10 kali sehari.
Ia boleh memakan 6 telur goreng untuk sarapan, kemudian pizza, kebab, makanan China dan burger McDonals untuk makan siang, dan untuk makan malam ia minum enam cangkir kopi dan dua liter soda. Tak hanya itu, dia juga makan kudapan seperti roti isi, coklat, kerepek, gula-gula dan biskuit.
"Seperti beberapa orang, untuk meredakan emosi Keith merasa makanan dapat membuatnya nyaman. Kebiasaan itu bukan sesuatu yang baru di kalangan masyarakat untuk membeli makanan cepat saji yang banyak," ujar Kesava Manur, ahli bedah Keith Martin.
Keith meninggalkan dua saudara perempuannya, Sharon dan Tina yang selalu menjaganya hingga akhir hayatnya. Tina mengatakan masih tidak percaya dan merindukan saudara lelakinya itu.
Keith pernah menjalani serangkaian pembedahan dan yang terakhir adalah operasi pada perutnya. Dia harus menghilangkan beratnya beberapa ratusan kilogram untuk dapat berjalan dan hidup normal.
Para doktor yang membedahya menganjurkan pemerintah untuk menaikkan harga makanan cepat saji kerana makanan tersebut bukanlah makanan yang sehat. Mereka berharap tidak ada lagi kes seperti Martin ini.
"Semoga kes ini menjadi kes terakhir yang ada di dunia. Kasihan mereka yang memiliki berat melebihi batas normal, selain jadi tidak percaya diri mereka juga jadi tidak sehat. Kes Martin ini membuat miris hati kami. Untuk itu kami imbau agar kita menjaga berat tubuh kita dengan makan makanan yang sehat," himbau Mannur, kepala pakar bedah Rumah Sakit Homerton.
No comments:
Post a Comment