Monday, January 5, 2015

Pemerkosa Berantai Mahu Disuntik Mati

04/01/2015 

Brussels, - Seorang terdakwa pemerkosa berantai di Belgium telah bertahun-tahun meminta dibolehkan mati kerana alasan psikologis. Lelaki itu akhirnya akan disuntik mati atau euthanasia pada 11 Januari akan datang.

Surat khabar tempatan, De Morgen memberitakan, Frank Van Den Bleeken, akan disuntik mati di penjara di kota Bruges. Banduan tersebut telah mendekam di penjara selama 30 tahun terakhir atas dakwaan pemerkosaan berulang dan satu dakwaan pemerkosaan yang disertai pembunuhan.

"Euthanasia pastinya akan diimplementasikan," ujar jurucakap Kementerian Kehakiman Belgium pada media tersebut seperti dilansir kantor berita AFP, Ahad (4/1/2015). "Sekarang waktunya telah tiba," tandasnya seraya menyebutkan euthanasia akan dilakukan pada 11 Januari mendatang.

Van Den Bleeken telah bertahun-tahun meminta otoriti Belgium untuk membantunya mengakhiri hidupnya. Menurut peguamnya, hal ini disebabkan penderitaan psikologi yang tak tertahankan. Akhirnya izin euthanasia pun dikeluarkan pemerintah pada September 2014 lalu.

Van Den Bleeken yang menganggap dirinya monster bagi masyarakat, telah menolak untuk mendapatkan pertimbangan pembebasan lebih awal. Namun dia menyebut bahawa kondisi penjaranya tidak berperikemanusiaan sehingga lelaki itu pun meminta untuk dibolehkan mati.

Belgium telah melegalisasi euthanasia pada tahun 2002. Belgium menjadi negara kedua di dunia setelah Belanda yang melegalkan euthanasia. Sepanjang tahun 2013, Belgium tercatat melakukan 1,807 euthanasia.
sumber: detikNews

No comments:

Post a Comment