Monday, January 5, 2015

Tragis! Bayi 3 minggu yang diculik ditemui mati di tempat sampah

5/1/15

 
 Eliza Delacruz - bayi yang diculik ditemukan mati (CNN)
California - Bayi berusia 3 minggu yang diculik di Long Beach, California, Amerika Syarikat akhirnya ditemui. Namun tragis, bayi perempuan ini ditemui telah meninggal . Parahnya, jasad bayi ini dibuang   dekat mall setempat.

Disampaikan polis setempat, seperti dilansir CNN, Isnin (5/1/2015), bayi ini ditemui di sebuah tempat pembuangan sampah yang ada di belakang salah satu restoran di kompleks mall Imperial Beach, San Diego.

San Diego juga masuk dalam wilayah California, namun berjarak sekitar 171 kilometer dari Long Beach. Penemuan bayi bernama Eliza Delacruz ini terjadi pada  Ahad (4/1) malam waktu AS.

"Sekitar pukul 16.30 waktu setempat (4/1), Departemen Sheriff San Diego County memberitahu Polis Long Beach bahwa pihak mereka sedang  menyiasat penemuan jasad bayi, dengan memahami bahawa   polis  Long Beach sadang menyiasat kes penculikan seorang bayi," terang jurucakap Polis  Long Beach, Marlene Arrona.

Menurut Arrona, pemeriksa peubatan di kantor koroner San Diego County telah memastikan bahawa jasad bayi yang mereka temukan, merupakan bayi Eliza yang sedang dicari Polis Long Beach sejak Sabtu (3/1).

Tidak dijelaskan lebih lanjut bagaimana kondisi bayi Eliza ketika ditemui, dan apa penyebab kematiannya.

Sedangkan, pelaku yang menculik dan dipercayai membunuh bayi Eliza masih dalam perburuan    polis  setempat. Sebelum menculik bayi Eliza, pelaku yang berjenis kelamin laki-laki dan berkulit gelap, menembak orang tua serta paman bayi tersebut di sebuah rumah di Long Beach.

Akibat penembakan tersebut, ibunda dan paman sang bayi dalam kondisi kritikal di rumah sakit. Sedangkan ayah sang bayi telah diperbolehkan pulang setelah menjalani  rawatan   atas luka-luka yang dideritanya.

Motif penembakan dan pembunuhan bayi ini belum diketahui pasti. Namun Polis Long Beach meyakini penembakan ini dilakukan dengan sengaja dan dirancang sebelumnya. Bahkan dipercayai pelaku mengenal korbannya.
seumber: detikNews

No comments:

Post a Comment