Gaza, - Pemerintah Qatar telah
memulakan projek pembangunan semula 1,000 rumah di Gaza yang hancur
akibat serangan Israel. Pembangunan ini sebagai sebahagian dari bantuan US$ 1 billion yang dijanjikan Qatar.
Mohammad al-Amadi, ketua Komite Qatar untuk Pembangunan Kembali Gaza menyampaikan hal tersebut dalam kunjungannya ke Gaza, yang dibom hebat oleh tentera Israel pada tahun lalu.
Dikatakan Amadi, otoriti Israel telah mengizinkan empat truk bermuatan semen masuk ke wilayah Gaza, sehingga rancangan pembangunan ini boleh dimulai.
"Hari ini kami memulai usaha US$ 1 billion itu," kata Amadi kepada para wartawan seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (11/3/2015).
Menurut Cogat, kantor tentera Israel yang mengkoordinir aliran barang-barang ke Gaza, pengiriman semen ditangani oleh Otoriti Palestina yang berkuasa di Tebing Barat.
Pegawai-pegawai PBB dan Palestin mengatakan, sekitar 130 ribu rumah hancur atau rosak, sebahagian besar akibat serangan udara dan gempuran Israel selama perang di Gaza pada Julai-|Ogos 2014 lalu.
"Kami ingin lebih banyak negara-negara yang datang dan membangun Gaza. Gaza menderita dari perang-perang sebelumnya," tutur Amadi.
Sebelumnya dalam konferens negara-negara penderma di Kaherah, Mesir pada Oktober 2014, pemerintah Qatar menyatakan akan menyediakan dana senilai US$ 1 billion untuk bantuan pembangunan kembali Gaza.
Mohammad al-Amadi, ketua Komite Qatar untuk Pembangunan Kembali Gaza menyampaikan hal tersebut dalam kunjungannya ke Gaza, yang dibom hebat oleh tentera Israel pada tahun lalu.
Dikatakan Amadi, otoriti Israel telah mengizinkan empat truk bermuatan semen masuk ke wilayah Gaza, sehingga rancangan pembangunan ini boleh dimulai.
"Hari ini kami memulai usaha US$ 1 billion itu," kata Amadi kepada para wartawan seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (11/3/2015).
Menurut Cogat, kantor tentera Israel yang mengkoordinir aliran barang-barang ke Gaza, pengiriman semen ditangani oleh Otoriti Palestina yang berkuasa di Tebing Barat.
Pegawai-pegawai PBB dan Palestin mengatakan, sekitar 130 ribu rumah hancur atau rosak, sebahagian besar akibat serangan udara dan gempuran Israel selama perang di Gaza pada Julai-|Ogos 2014 lalu.
"Kami ingin lebih banyak negara-negara yang datang dan membangun Gaza. Gaza menderita dari perang-perang sebelumnya," tutur Amadi.
Sebelumnya dalam konferens negara-negara penderma di Kaherah, Mesir pada Oktober 2014, pemerintah Qatar menyatakan akan menyediakan dana senilai US$ 1 billion untuk bantuan pembangunan kembali Gaza.
Sumber: detikNews
No comments:
Post a Comment