Sunday, April 5, 2015

30 pemandu teksi cuba bunuh diri beramai-ramai di depan Mall

  5 April 2015

30 Sopir Taksi Mencoba Bunuh Diri Massal di Depan Mal
Asiaone
  JAKARTA - Seramai 30 orang pemandu teksi, melakukan usaha bunuh diri beramai-ramai di kawasan pusat membeli belah  di Beijing, Tiongkok, Sabtu (4/4/2015).
Hal itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan perpanjangan izin memandu   teksi baru yang diterapkan oleh perusahaan yang menggaji  mereka.

Dikutip dari Asiaone.com, anggota polis menemui mereka dalam keadaan pengsan di depan sebuah pusat perbelanjaan di Wangfujing dengan botol pestisida di samping mereka sekitar pukul 11.00 waktu setempat.

Foto dan video yang diunggah di media sosial oleh sejumlah orang yang menyaksikan aksi mereka, memperlihatkan para pemandu teksi dari Suifenhe, di  Wilayah Heilongjiang, tersebut terbaring tak sedarkan diri, dikelilingi oleh kerumunan besar penonton.

Mereka dibawa ke rumah sakit, termasuk diantaranya Beijing Union Medial College Hospital dan Rumah Sakit Tongren. Menurut laporan polisi nyawa mereka berhasil diselamatkan.

Salah seorang  peserta aksi mengatakan dirinya bersama dengan para peserta aksi lainnya telah melakukan perjalanan ke Beijing untuk mengajukan petisyen terhadap revisi ketentuan tentang perusahaan teksi 2011 yang mengatur tentang perpanjangan permit  penyewaan teksi.
"Kami tiba dengan keretapi pada hari Isnin namun kami tidak mendapat respon ketika menyampaikan keluhan baik kepada Biro Surat dan Telepon Negara," katanya.

Dalam ketentuan hukum pengangkutan teksi  yang baru di Suifenhe mengatur tentang syarat bagi para pemandu teksi untuk bergabung dengan operator teksi yang ditunjuk pemerintah atau mengundurkan diri dengan imbalan ganti rugi . Selain itu para pemandu teksi dilarang untuk bekerja di luar instasi. Asiaone.com
Sumber: Tribun News

No comments:

Post a Comment