3 April 2015

Tribun Medan
MASJID di Kota Havana, Kuba, yang dirancang bakal dibangunkan, namun kemudian dibatalkan.
HAVANA - Di seluruh penjuru dunia, jumlah umat pemeluk Islam terkecil terdapat di negara-negara kawasan Kepulauan Karibian.
Tapi tahukah anda, meski kecil jumlahnya, aktiviti umat Islam tetap berjalan dengan lancar.
Kecuali di satu negara, Kuba.
Memang, di negeri pimpinan Fidel Castro ini, paling tidak sampai sekarang, tidak pernah terdengar adanya tindak kekerasan terhadap umat Islam.
Tidak ada pembunuhan atau usaha memurtadkan secara paksa.
Namun di sini, umat muslim yang jumlahnya kurang lebih 9,000 orang, tak dapat menunaikan aktiviti ibadah sebagaimana di negara-negara Karibian lainnya.
Kenapa? Di Kuba, tidak terdapat satu pun bangunan masjid!
Lantas, bagaimana pemeluk-pemeluk Islam beribadah?
Berdasarkan laporan Mad World News, mereka beribadah di rumah masing-masing.
Atau di satu bangunan, biasanya bangunan kedai, yang disewa secara bersama-sama.
Sebenarnya, Havana Muslim community, perkumpulan warga Kuba beragama Islam, pernah mengajukan permohonan untuk mendirikan masjid.
Bahkan tapak dan plan pembangunan masjid sudah ada.
"Tapi atas pertimbangan yang sama sekali tidak dijelaskan, Pemerintah Kuba, menolak permohonan tersebut," kata Pedro Lazo Torres, pimpinan Havana Muslim community.
Tapi tahukah anda, meski kecil jumlahnya, aktiviti umat Islam tetap berjalan dengan lancar.
Kecuali di satu negara, Kuba.
Memang, di negeri pimpinan Fidel Castro ini, paling tidak sampai sekarang, tidak pernah terdengar adanya tindak kekerasan terhadap umat Islam.
Tidak ada pembunuhan atau usaha memurtadkan secara paksa.
Namun di sini, umat muslim yang jumlahnya kurang lebih 9,000 orang, tak dapat menunaikan aktiviti ibadah sebagaimana di negara-negara Karibian lainnya.
Kenapa? Di Kuba, tidak terdapat satu pun bangunan masjid!
Lantas, bagaimana pemeluk-pemeluk Islam beribadah?
Berdasarkan laporan Mad World News, mereka beribadah di rumah masing-masing.
Atau di satu bangunan, biasanya bangunan kedai, yang disewa secara bersama-sama.
Sebenarnya, Havana Muslim community, perkumpulan warga Kuba beragama Islam, pernah mengajukan permohonan untuk mendirikan masjid.
Bahkan tapak dan plan pembangunan masjid sudah ada.
"Tapi atas pertimbangan yang sama sekali tidak dijelaskan, Pemerintah Kuba, menolak permohonan tersebut," kata Pedro Lazo Torres, pimpinan Havana Muslim community.
Editor: Rendy Sadikin
Sumber: Tribun Medan
TRIBUNNEWS.COM
Sumber: Tribun Medan
No comments:
Post a Comment