Monday, April 6, 2015

Empat Mayat Penyerang Kampus Diarak di Jalanan

5 April 2015  

Empat Mayat Penyerang Kampus Diarak di Jalanan
Pasukan keselamatan Kenya di tengah operasi pembebasan kampus Garissa University (Foto : AFP)

GARISSA - Pasukan Keselamatan Kenya mengarak mayat empat orang para pelaku penyerangan di Kampus Universiti Garissa di jalanan. Hal tersebut mereka lakukan dengan alasan meminta bantuan untuk mengenalpasti mayat tersebut.

Mayat-mayat telanjang itu diletakkan di belakang sebuah kereta  pick up dan dipamerkan kepada ratusan penduduk Kota Garissa mulai dari oarang dewasa hingga anak-anak.

“Maksudnya bukanlah sebuah parade, namun untuk kenalpasti oleh umum, sehingga penduduk dapat mengenali mereka apakah mereka keluarga atau seseorang yang kenal dengan mereka. Terlalu banyak orang yang muncul jadi kami harus kembali,” kata anggota polis setempat, Benjamin Ong’ombe, seperti yang dikutip IBTimes,  5/4/2015 .

Truk pick up yang membawa mayat para pelaku tersebut telah berjalan sejauh 500 meter dari rumah sakit, sebelum akhirnya kembali. Pihak keselamatan tidak dapat mengawal orang ramai yang datang tanpa terpengaruh bau busuk dari mayat-mayat tersebut. Beberapa orang malah tampak mengejar truk yang kembali untuk mencuba mengambil foto mayat para pelaku.

“Kami hanya berfikir bahawa kami perlu bantuan publik untuk melihat dan mengidentifikasi mayat itu. Namun, hal itu ternyata mustahil setelah melihat ramainya orang yang muncul untuk menonton,” tambah Benjamin.

Peristiwa penyerangan di Kampus Universiti Garissa yang terjadi pada Khamis, 2 April dilaporkan telah menewaskan 150 orang sbebelum pihak keselamatan  Kenya berhasil menguasai kembali kampus itu.

Masih belum jelas bagaimana kejadian itu berakhir, dan apa yang terjadi pada saat itu.Menteri Dalam Negeri Kenya, Joseph Nkaissery, mengatakan tubuh para pelaku meledak setelah terkena tembakan, akibat bahan peledak yang terpasang ditubuh mereka.
Sumber: Okezone.com

No comments:

Post a Comment