7/4/15
Seorang wanita berusia 52 tahun asal Hubei
tinggal di gua yang lembap di wilayah kota Yichang. Nenek tersebut
diketahui sudah tinggal sendirian di dalam gua selama dua tahun, setelah
keluarganya tak sanggup lagi untuk merawatnya.
Berdasarkan laporan Tencent News, awalnya keluarga nenek yang disebut Du ini mengirimnya ke rumah orang tua-tua namun setelah Du bertengkar dengan anggota di situ , dia dikeluarkan dari rumah itu. Setelahnya, tak ada yang mau merawat nenek Du hingga ia memutuskan untuk tinggal di dalam gua.

Nenek Du tinggal di gua yang berukuran 100 meter persegi. Dia menggunakan wadah untuk mengumpulkan air yang menitis dari langit-langit gua. Dia menggunakan air tersebut untuk mencuci, minum, dan untuk memasak, seperti dilansir oleh Shanghaiist.
Meski tinggal di gua, Du masih mendapatkan penghasilan berupa wang 100 yuan dari pemerintah setiap bulannya. Agar tetap boleh makan, Du juga menanam kubis di sekitar gua menggunakan benih yang diberikan oleh petani tempatan di sekitarnya.
Setiap dua bulan sekali Du pergi ke desa sekitar untuk membeli keperluan hidupnya. Du mengungkap bahawa kesihatannya sangat buruk sehingga dia berharap dapat segera pindah dari gua. Di dalam gua, Du seringkali tak terlindung dari angin dan hujan.
Sumber: Merdeka.com
Berdasarkan laporan Tencent News, awalnya keluarga nenek yang disebut Du ini mengirimnya ke rumah orang tua-tua namun setelah Du bertengkar dengan anggota di situ , dia dikeluarkan dari rumah itu. Setelahnya, tak ada yang mau merawat nenek Du hingga ia memutuskan untuk tinggal di dalam gua.

Nenek Du tinggal di gua yang berukuran 100 meter persegi. Dia menggunakan wadah untuk mengumpulkan air yang menitis dari langit-langit gua. Dia menggunakan air tersebut untuk mencuci, minum, dan untuk memasak, seperti dilansir oleh Shanghaiist.
Meski tinggal di gua, Du masih mendapatkan penghasilan berupa wang 100 yuan dari pemerintah setiap bulannya. Agar tetap boleh makan, Du juga menanam kubis di sekitar gua menggunakan benih yang diberikan oleh petani tempatan di sekitarnya.
Setiap dua bulan sekali Du pergi ke desa sekitar untuk membeli keperluan hidupnya. Du mengungkap bahawa kesihatannya sangat buruk sehingga dia berharap dapat segera pindah dari gua. Di dalam gua, Du seringkali tak terlindung dari angin dan hujan.
Sumber: Merdeka.com
No comments:
Post a Comment