Friday, April 3, 2015

Sering bertengkar, wanita ini kencing dalam air teh mertua selama setahun

3/4/15

Sering cekcok, wanita ini kencingi air teh mertua selama setahun
rekha nagvanchi. ©Daily Mail
 Wanita asal Negara   Madya Pradesh, India, bernama Rekha Nagvanshi (30), tega melakukan tindakan tidak senonoh selama satu tahun kepada ibu mertuanya. Ia kerap buang air kecil ke dalam teh seduhan yang dihidangkan kepada mertuanya.

Nagvanshi tertangkap  ketika  ibu mertuanya, Suraj (60), masuk ke dapur dan mendapati dirinya sedang berjongkok di atas teko teh. Sontak, si ibu mertua pun marah mengetahui kejadian tidak sopan tersebut.

Awalnya Nagvanshi menolak tinggal bersama mertuanya. Ia berdalih hidupnya tidak bahagia dan miskin, dan lebih memilih pulang ke pangkuan ibu kandungnya.

"Ia sangat tidak bahagia akan pernikahannya dan suaminya memperlakukannya bagai hamba dan dia sudah muak dengan itu semua," ungkap Alia Kohli(32), teman dekat Nagvanchi, seperti dikutip dari Daily Mail, Jumaat 3/4/15.

Suaminya, Deepak (34), memintanya isterinya kembali demi puteri mereka yang masih berumur empat tahun. Dia setuju namun dengan syarat sang suami harus memperbaiki sikap kepadanya.

Mertuanya berdalih, kini anaknyalah yang diperbudak sang isteri, intervensi mertua terhadap keluarga tersebut membuat Nagvanchi merasa tidak betah dan menjadi motif melakukan tindakan tak senonoh itu.

"Jadi saya kira itulah motivasi Rekha melakukan hal demikian kepada sang mertua," tambah Alia.

"Meskipun Rekha nampak tidak bersahabat, namun dia selalu menghidangkan teh kepada kami dengan ramah. Namun pada satu ketika aku pergi ke dapur dan menemui dia sedang mengencingi teko yang berisi teh tersebut," ungkap   sang ibu mertua.

Pihak polis setempat menolak mendalami kes tersebut dan berdalih itu adalah persoalan internal keluarga tanpa unsur jenayah, namun sang ibu mertua menuntut hukuman setimpal atas perbuatan tersebut. Kini, Nagvanchi dan sang suami telah hidup secara terpisah dari intervensi sang mertua

Sumber: Merdeka.com

No comments:

Post a Comment